Haul ke-29 Wafatnya Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Menyatukan NW dan NWDI Jakarta
Jakarta, SinarLIMA — Peringatan Haul ke-29 Wafatnya Almaghfurlah Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pendiri Nahdlatul Wathan (NW), Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), dan NBDI, sekaligus Pahlawan Nasional Republik Indonesia, diselenggarakan secara khidmat dan penuh kekhusyukan pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Kegiatan mulia ini bertempat di Masjid Hamzanwadi, Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta, dimulai sejak ba’da salat Magrib hingga selesai. Acara ini ditunjang dan berjalan sangat sukses berkat pemanduan acara yang bagus serta profesional oleh MC, Dr. TGH. Muslihan Habib, MA, yang merupakan tokoh NWDI Jabodetabek, Rektor IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta, sekaligus Direktur Media SinarLIMA.
Peringatan haul ini dihadiri oleh banyak jemaah dari berbagai penjuru, mulai dari segenap alim ulama, habaib, tokoh masyarakat, para asatidz dan asatidzah, segenap dewan guru, pengurus Yayasan Mi’rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta, serta para santri. Hadir pula para alumni Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya, baik yang berdomisili di Jakarta maupun di luar Jakarta.
Suasana haru dan syahdu menyelimuti ruangan masjid ketika jemaah yang hadir secara khusyuk mengumandangkan Hizib Nahdlatul Wathan seusai salat Magrib. Lantunan doa dan wirid buah karya Sang Pahlawan Nasional tersebut menggema dengan irama yang indah dan relevan di zaman modern saat ini. Di tengah kondisi masyarakat yang kering secara spiritual, hizib tersebut hadir menyirami dan mengademkan suasana batin, sehingga ketenangan serta kedamaian kembali meresap ke dalam hati dan jiwa seluruh jemaah.
Momen Unik dan Persatuan NW – NWDI di Jakarta
Acara haul tahun ini terasa sangat istimewa dan menjadi momen berharga. Kegiatan rutin tahunan di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta ini memperlihatkan pemandangan indah di mana pengurus NW dan NWDI dapat hadir dan duduk bersama.
Ketua PW NW DKI Jakarta, Dr. TGH. Marzuki, QH., MA., dan Ketua PW NWDI DKI Jakarta, TGM. Hasan Asy’ari, QH., ME., hadir langsung dan duduk bersama di tempat terhormat di bagian depan, khusus bagi para tokoh dan ulama yang menghadiri acara haul tersebut.
Dalam penyampaiannya, Pimpinan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta sekaligus Ketua Yayasan Mi’rajush Shibyan NW Jakarta, Drs. TGKH. Muhammad Suhaidi, SQ., menyampaikan rasa syukur dan bahagianya. Beliau mengungkapkan bahwa Almaghfurlah Maulana Syaikh tentu tersenyum bangga dan bahagia melihat kepengurusan NW dan NWDI di DKI Jakarta dapat duduk secara bersama, berkolaborasi, dan bekerja sama demi memajukan visi-misi perjuangan organisasi.
“NWDI dan NW enggak pernah pisah… alhamdulillah itulah dinamika,” ujar TGKH. Muhammad Suhaidi. Beliau menggarisbawahi bahwa persatuan dan sinergi ini difokuskan untuk membawa kejayaan umat, terutama di bidang pendidikan, sosial, dakwah, serta pengembangan ekonomi umat.
Kesuksesan peringatan Haul ke-29 ini tidak hanya meneguhkan kembali ajaran dan keilmuan Sang Pahlawan Nasional melalui pembacaan Hizib NW dan khataman Al-Qur’an, tetapi juga menjadi simpul pemersatu yang mempererat silaturahmi seluruh kader, alumni, dan jemaah Nahdlatul Wathan di wilayah Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya. (Amr/Red)
Informasi selengkapnya dapat disaksikan melalui tayangan: Haul Ke 29 Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid, NW dan NWDI Jakarta Menyatu, Part 1




