SMP Nahdlatul Wathan Jakarta Resmi Mulai AAS Genap 2025/2026: Ikhtiar Menguji Kemampuan Belajar dan Membentuk Mental Tangguh Peserta Didik

SMP Nahdlatul Wathan Jakarta Resmi Mulai AAS Genap 2025/2026: Ikhtiar Menguji Kemampuan Belajar dan Membentuk Mental Tangguh Peserta Didik

SMP Nahdlatul Wathan Jakarta Resmi Mulai AAS Genap 2025/2026: Ikhtiar Menguji Kemampuan Belajar dan Membentuk Mental Tangguh Peserta Didik

JAKARTA, SinarLIMA — Menandai berakhirnya proses belajar mengajar pada tahun ajaran 2025/2026, SMP Nahdlatul Wathan Jakarta secara resmi menyelenggarakan Asesmen Akhir Semester (AAS) Genap yang dimulai pada hari ini, Senin, 8 Juni 2026 hingga Jumat, 12 Juni 2026 mendatang. Kegiatan krusial ini dimulai serentak setiap paginya pada pukul 07.30 WIB dengan skema penyajian mata ujian yang bervariasi antara dua hingga tiga mata pelajaran dalam sehari.

Pelaksanaan AAS Genap ini bukan sekadar rutinitas kalender akademik formalitas belaka. Kegiatan ini mengemban misi esensial untuk mengukur sejauh mana penguasaan kompetensi para peserta didik dalam menyerap seluruh materi pembelajaran yang telah disampaikan oleh bapak dan ibu guru sepanjang semester genap atau enam bulan terakhir ini. Hasil dari asesmen ini nantinya akan dituangkan ke dalam laporan evaluasi capaian belajar, yang menjadi potret nyata sekaligus bahan refleksi komprehensif bagi wali kelas, pihak sekolah, maupun para guru pengampu mata pelajaran.

Apabila dalam evaluasi tersebut peserta didik berhasil menorehkan pencapaian nilai yang memuaskan dan berada di atas standar, hal tersebut menjadi bukti konkret bahwa mereka telah belajar dengan penuh kesungguhan, fokus, serta penuh tanggung jawab atas tugas-tugas harian yang diberikan. Sebaliknya, jika didapati nilai peserta didik mengalami penurunan atau berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), maka target pembelajaran dianggap belum terlampaui dengan sempurna. Terhadap kondisi ini, pihak sekolah akan segera mengambil langkah strategis melalui program remedial serta pemberian masukan edukatif yang konstruktif agar para peserta didik dapat mendongkrak prestasi mereka di masa mendatang demi membanggakan kedua orang tua.

Satu hal yang sangat positif, momentum AAS ini juga menjadi media refleksi untuk melatih ingatan kolektif siswa terhadap pelajaran, sekaligus ruang simulasi nyata untuk menguji mentalitas mereka. Hidup ini pada hakikatnya adalah rangkaian ujian yang tiada henti. Oleh karena itu, melatih anak-anak kita melalui simulasi ujian di sekolah seperti AAS di SMP Nahdlatul Wathan Jakarta ini sangat penting untuk membentuk mental yang kuat. Ketika mereka terbiasa menghadapi tantangan akademis, mereka akan lebih siap dan tangguh menghadapi badai kesulitan dalam kehidupan nyata sehari-hari, karena insya Allah di setiap ujian pasti akan selalu ada jalan keluar terbaik yang diberikan-Nya.

Berdasarkan data resmi yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah H. M. Sarbini, S.Ag. dan Ketua Pelaksana Fajar Adiyansyah, S.Pdi., berikut adalah rangkaian narasi jadwal mata pelajaran beserta barisan pengawas yang bertugas mengawal jalannya ujian dari ruang VII A sampai VIII C:

  1. Senin, 8 Juni 2026: Sesi ujian perdana menyajikan tiga mata pelajaran berturut-turut. Dimulai pukul 07.30–08.30 WIB dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, dilanjutkan pukul 08.30–09.30 WIB untuk PKN. Setelah waktu istirahat sejenak, ujian ditutup pada pukul 10.00–11.30 WIB dengan mata pelajaran Aqidah Akhlak. Adapun jajaran pengawas yang bertugas menjaga ketertiban ruang ujian pada hari pertama ini meliputi: Arif Usman, S.Pdi., Marollah, S.Ag. M.M., Arvyanti Martya, S.Pd., Nangsih, S.Pd., Desy Efiany, S.Pd., dan Sari Niswatul Muthi’ah, S.Si.

  2. Selasa, 9 Juni 2026: Hari kedua diisi dengan tiga mata pelajaran. Pukul 07.30–08.30 WIB peserta didik berhadapan dengan soal-soal Bahasa Inggris, kemudian disambung pukul 08.30–09.30 WIB dengan mata pelajaran IPS. Pasca-istirahat, pukul 10.00–11.30 WIB ujian dilanjutkan dengan mata pelajaran PJOK. Pengawas yang dikerahkan untuk memastikan objektivitas ujian hari ini adalah: Vivibriyanti, S.Pd., Siti Aisiyah, S.S., Siti Rakhmah, S.Pd., Fajar Adiyansyah, S.Pd., M.Khairul Lutfi, S.Ap., dan Abdul Rohim, S.Pd.

  3. Rabu, 10 Juni 2026: Pada hari ketiga, ujian menguji fokus peserta didik lewat dua mata pelajaran utama dengan durasi pengerjaan yang lebih panjang. Diawali pukul 07.30–09.00 WIB untuk mata pelajaran Matematika (MTK). Usai rehat sejenak pukul 09.00–09.20 WIB, para siswa kembali ke ruang ujian pada pukul 09.20–11.00 WIB guna menyelesaikan ujian Pendidikan Agama Islam (PAI). Prosesi ujian hari Rabu ini dikawal ketat oleh: Sari Niswatul Muthi’ah, S.Si., Desy Efiany, S.Pd., Vivibriyanti, S.Pd., Fajar Adiyansyah, S.Pd., Arvyanti Martya, S.Pd., dan Nangsih, S.Pd.

  4. Kamis, 11 Juni 2026: Memasuki hari keempat, dua mata pelajaran kembali diujikan. Pukul 07.30–09.00 WIB diisi dengan ujian IPA. Setelah jeda istirahat selama dua puluh menit, agenda ujian diteruskan pukul 09.20–11.00 WIB dengan mata pelajaran Seni Budaya. Guru-guru yang diamanahkan bertugas sebagai tim pengawas pada hari Kamis ini adalah: Abdul Rohim, S.Pd., Arvyanti Martya, S.Pd., Nangsih, S.Pd., Fajar Adiyansyah, S.Pd., Rudi Septiawan, S.Sos., dan Antwan Cemal Nur Hakim.

  5. Jumat, 12 Juni 2026: Hari pamungkas pelaksanaan AAS Genap ditutup secara manis dengan dua mata pelajaran muatan khusus. Sesi pertama bergulir pukul 07.30–09.00 WIB dengan mengujikan mata pelajaran TIK. Selepas waktu istirahat, sesi final dilaksanakan pukul 09.20–11.00 WIB dengan mata pelajaran kebanggaan institusi, yaitu Ke-NW-an. Ruang ujian pada hari penutupan ini diawasi dengan penuh kedisiplinan oleh: Antwan Cemal Nur Hakim, Putra Herdianto, S.Kom., Rudi Septiawan, S.Sos., Arif Usman, S.Pdi., Muh. Husni Zaini, S.Pdi., dan Sari Niswatul Muthi’ah, S.Si.

Melalui keteraturan pelaksanaan serta pendampingan penuh dedikasi dari seluruh elemen madrasah/sekolah, momentum AAS Genap di SMP Nahdlatul Wathan Jakarta ini diharapkan mampu melahirkan generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, melainkan juga memiliki ketahanan mental, kejujuran yang luhur, dan karakter Islami yang melekat kuat dalam menyongsong masa depan cerah mereka. (SinarLIMA)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA