Sinar5news.com — Jakarta — Kabar gembira bagi warga ibu kota! Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan tarif Rp1 transportasi Jakarta untuk layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta pada 24 April 2026. Promo ini menjadi kesempatan langka untuk menikmati transportasi publik dengan biaya super murah.
Promo Tarif Rp1 Transportasi Jakarta 24 April 2026
Program tarif Rp1 transportasi Jakarta ini berlaku selama satu hari penuh, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB. Seluruh layanan Transjakarta (BRT dan non-BRT), MRT Jakarta, dan LRT Jakarta dapat digunakan hanya dengan biaya Rp1.
Kebijakan ini diumumkan melalui akun resmi Instagram @dkijakarta sebagai bagian dari kampanye penggunaan transportasi publik yang lebih luas.
Moda Transportasi yang Mendapat Tarif Rp1
Promo ini mencakup:
- Transjakarta (koridor utama dan layanan pengumpan)
- MRT Jakarta
- LRT Jakarta
Dengan adanya promo Transjakarta MRT LRT Rp1, masyarakat diharapkan semakin tertarik meninggalkan kendaraan pribadi.
Cara Menikmati Tarif Rp1 Transjakarta MRT LRT
Untuk menikmati promo ini, pengguna cukup menggunakan:
- Kartu uang elektronik (e-money, Flazz, Brizzi, TapCash)
- Metode pembayaran digital resmi
Tidak ada perubahan sistem, hanya tarif perjalanan yang menjadi Rp1 selama periode promo berlangsung.
Tujuan Promo Transportasi Jakarta 2026
Program promo transportasi Jakarta 2026 ini bertujuan untuk:
- Mengurangi kemacetan di Jakarta
- Menekan polusi udara
- Mendorong penggunaan transportasi publik
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI Jakarta dalam menciptakan kota yang lebih ramah lingkungan.
Imbauan untuk Pengguna Transportasi
Karena diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang, masyarakat diimbau untuk:
- Menghindari jam sibuk (peak hour)
- Merencanakan perjalanan lebih awal
- Tetap tertib dan mengikuti aturan
Momentum tarif Rp1 transportasi Jakarta ini bukan hanya soal hemat biaya, tetapi juga menjadi ajakan untuk mulai beralih ke gaya hidup yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Di tengah padatnya aktivitas ibu kota, promo ini bisa menjadi kesempatan bagi warga untuk menikmati perjalanan dengan lebih santai—baik untuk bekerja, beraktivitas, maupun sekadar menjelajahi sudut-sudut Jakarta dengan cara yang berbeda.



