Sinar5news.com – Mataram – Gubernur NusabTenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal menghadiri acara pelantikan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB Masa Bakti 2025 – 2030 bertempat di Auditorium UIN Mataram. Sabtu (11/04/2026)

Acara tersebut dihadiri Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Ketua MUI Pusat Bidang Informasi, Komunikasi dan Digital KH.Masduki Baidlowi,M.Si dan sejumlah pengurus MUI Kabupaten kota se NTB.
Dalam sambutannya Gubernur Iqbal mengatakan Umat muslim di Nusa Tenggara Barat menghadapi banyak masalah sosial. Salah satunya yang sensitif adalah pelecehan seksual. Ia berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB berperan lebih sensitif.
”Banyak terjadi pelecehan seksual justru di institusi pendidikan Islam kita. Jangan sampai muncul stigma pondok pesantren kita rentan terhadap kejahatan seksual”, tegas Gubernur sembari berharap MUI lebih berperan dalam ijtihad sosial.
Gubernur Iqbal mengatakan, pembangunan spiritual tidak disebutkan menjadi program strategis karena telah menjadi kewajiban bagi pemerintah yang menjamin program lain tercapai karena perilaku spiritual yang baik.
Sementara itu, Menteri ATR/ BPN dalam kuliah kebangsaannya di acara yang sama mengingatkan pula bahwa tegaknya negara karena ilmu para ulama, keadilan hukum dan politik yang menyejahterakan rakyat.
”Maka MUI sebagai wadah berkumpulnya para ulama memiliki peran besar”, sebut Nusron.
Dirinya menyitir pesan ulama besar Abdul Qodir Jaelani yang mencirikan ulama yang patut diikuti adalah ulama yang memiliki ilmu dengan referensi keilmuan (sanad) yang jelas hingga Nabi Muhammad, mendedikasikan hidupnya dengan ibadah dan yang terpenting takut kepada Alloh SWT.
Sementara itu Ketua MUI Pusat bidang Informasi, Komunikasi dan Digital, KH Masduki Baidlowi, MSi yang melakukan pelantikan dalam arahannya menyampaikan tantangan MUI saat ini adalah perihal menurunnya kepercayaan ummat kepada para ulama.
”Ini karena otoritasnya tergerus dan diambil oleh algoritma media sosial yang kecenderungannya mengabaikan substansi dan keilmuan tapi menggantinya dengan isu viral yang lebih banyak bersifat kurang penting dan dangkal,”ujarnya.
Ketua MUI NTB terpilih periode 2025 – 2030 Dr TGH Badrun, MPd dalam kesempatan tersebut mengatakan, MUI NTB dengan 124 orang personil yang terdiri dari guru besar, doktor, ulama dan cendekiawan yang siap mendukung program pemerintah dalam hal pembangunan umat. (red)



