Pondok pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta memberikan ijazah doa nurul hayat kepada ratusan santri sebelum menghadapi ujian nasional, jumat 21 februari 2020.
Pemberian ijazah ini dipimpin dan diberikan langsung oleh ketua yayasan mi’rajush shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta KH M Suhaidi S.Q, antusias ratusan santri dalam mengikuti pengijazahan ini dilihat dari pagi hari sudah memadati ruangan dan halaman masjid hamzanwadi.

ijazah adalah sesuatu amalan yang diberikan mulai dari Nabi Muhammad kepada sahabat, sahabat kepada tabi’in, tabi’in kepada tabi’it tabi’in sampai kepada para ulama, kiai dan para guru kita semua. Ijazah juga adalah satu bentuk perizinan dari para kiai kepada para santri untuk mengamalkan satu amalan yang bermanfaat yang berkenaan dengan masalah-masalah duniawi atau masalah-masalah ukhrowiyah.

Dalam sambutanya KH M S uhaidi menyampaikan, ” Setelah di ijazahkan doa nurul hayat ini harap di amalkan setiap harinya minimal setelah menjalankan sholat 5 waktu, karena doa nurul hayat ini sangat berguna untuk kita apalagi selagi pelajar semoga Allah SWT memberi keberkan untuk kita semua”.

KH M Suhaidi memberikan Ijasah doa nurul hayat ini menyebut Atas nama Maulana Syaikh TGKH Zainudin Abdul Majid, pengijazahan berlangsung khitmad dan penuh dengan khusuhan. (RHM)

