Dakwah TGB (111) Isra Mikraj, Sejarah Penuh ‘Ibrah (Peristiwa Satu Kali yang Dirayakan Berkali-kali)

Dakwah TGB (111) Isra Mikraj, Sejarah Penuh ‘Ibrah (Peristiwa Satu Kali yang Dirayakan Berkali-kali)

Oleh : M. Rusli Nasir

Di tengah riak gelombang zaman yang tiada henti bergulir, ada satu peristiwa yang berdiri tegak, tak akan pernah lekang; kenyataannya akan tercipta abadi, hikmahnya menyinari seperti bintang di langit malam yang gelap, namanya Isra Mikraj.

Isra Mikraj adalah sebuah perjalanan spiritual yang melampaui batas ruang dan waktu, mengantarkan kita pada kebesaran Sang Pencipta, mengingatkan kita akan kekuasaan-Nya yang tak terbatas dan kasih sayang-Nya yang tak pernah berakhir.

Meski peristiwanya hanya sekali dalam sejarah, namun ‘ibrahnya bergulir sepanjang masa, menjadi sumber inspirasi bagi kita semua. Kisahnya mengajak kita untuk terus melangkah maju, tidak pernah menyerah, dan selalu berharap pada-Nya.

Hal ini yang ditegaskan Syekh TGB, bahwa:

“Isra Mikraj itu memang sekali sepanjang sejarah. Tetapi ‘ibrahnya bisa diambil sepanjang masa. Karena itu, guru-guru kita mentradisikan. Orang tua-orang tua kita membudayakan.” (Batam, 27-02-2022).

Benar adanya. Memang, guru-guru mengajar kita untuk mentradisikan, orang tua meneladani kita supaya mau membudayakan. Sehingga setiap bulan Rajab tiba, kita merayakan dengan beragam ekspresi, tentu melalui acara yang jelas, kita memperoleh pelajaran darinya.

Di kalangan kita, justru tak segan membuat acara. Ada rangkaian acaranya, mulai dari pembacaan Kalam Ilahi, biasanya ayat pertama Surah al-Isra, yang dibacakan oleh qari. Ada pula pengajian uraian hikmah Isra Mikraj, bahkan selawat, zikir, dan doa.

Benar bahwa:

“Tidak terhitung mutiara-mutiara hikmah, pelajaran-pelajaran yang dapat kita gali, dari peristiwa Isra dan Mikraj Nabi Muhammad saw.” Tegas Syekh TGB KH. Muhammad Zainul Majdi.

Oleh sebab itu, Ketua PB NWDI menghimbau supaya mari kita gali hikmah Isra Mikraj, kita ambil pelajaran di sana, untuk menjadi modal kita, tidak hanya sebagai individu, tetapi sebagai satu masyarakat dalam menghadapi tantangan-tantangan di masa yang akan datang.

Mari kita renungkan, mari kita amalkan ajarannya, agar kita menjadi lebih kuat, lebih bijak, dan lebih dekat dengan Sang Maha Kuasa; agar kita menjadi cahaya di tengah kegelapan, menjadi harapan di tengah keputusasaan, dan menjadi kasih sayang di tengah kebencian.

Isra Mikraj adalah buah dari sepuhan panjang Allah kepada hamba terbaik-Nya, Muhammad bin Abdullah, keluarga, serta pengikutnya. Isra Mikraj inilah yang menegaskan bahwa nikmat, kemudahan, dan semua pada akhirnya akan baik-baik saja.

Walhasil, seri berikutnya akan kami uraikan betapa pesan, pelajaran, dan hikmah yang dikandung Isra Mikraj ini.

Wa Allāhu a‘lam!

Kediri, 12-01-2026 M

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA