Sinar5news.com – Munculnya hasil penelitian yang dilansir oleh VIVAnews dan diposting melalui laman facebook VIVA.CO.ID tanggal 31 jan 2020 pukul 16:24 dengan judul “Mengejutkan, kelelawar di Indonesia juga mangandung virus corona” Postingan tersubut sudah mendapat like dari warganet sebanyak 2.234 dengan komentar pro dan kontra yang sangat ramai dari warganet.
Jumlah like yang 2.234 ini pada hari minggu 2/2/20 sekitar pukul 09:08 menit. Beberapa menit kedepan bisa jadi lebih banyak dari ini. Belum lagi bila melihat rentetan komentar yang sangat banyak. Dari sini ditunjukkan bahwa masalah virus corona pada kelelawar di Indonesia mendapatkan sorotan yang sangat ramai dari warganet.
Respon yang sangat ramai tersebut memunculkan Variatif pandangan dan berbagai tanggapan mengenai kelelawar di indonesia yang dianggap mengandung virus corona.
Variatif pandangan yang muncul seakan menutup jalan untuk menemukan kebenaran informasi tentang adanya virus corona pada kelelawar di Indonesia. Ada yang membenarkan informasi virus corona berasal dari kelelawar, namun jangan terlalu hawatir masih ada perlindungan Allah. Hal ini seperti apa yang ditulis dalam komentarnya Amran Tarumpu yang menganggap informasi itu benar, namun perlindungan allah jauh lebih besar kepada hambanya.
Ada juga dari warganet yang tidak percaya sama sekali tentang keadaan kelelawar di indonesia mengandung virus corona. Pasalnya, sudah bertahun-tahun makan kelelawar tapi tidak mengakibatkan dampak negatif. Pandangan seperti ini ditulis oleh Sara Engkol Katiandagho dalam komennya dilaman facebook, dimana didaerahnya ratusan tahun kelelawar dimakan tapi gak pernah ada penyakit.
Ada juga yang membuatnya sebagai guyonan, seperi Muhammad Tomi Kurniawan dalam laman fb nya yang diposting pada tanggal 30 januari mengatakan; buka fb virus corona, buka ig virus corona, buka WA virus corona, pas buka dompet virus merana.
Masih banyak lagi komentar dari warganet yang tidak ditulis disini. Namun pada intinya keberadaan virus corona pada kelelawar di Indonesia dalam sorotan warganet masih dalam tataran pro dan kontra.
Seperti apapun pandangan warganet tentang keberadaan virus corona pada kelelawar, yang pastinya harus diwaspadai. Dan yang paling penting jangan sampai lupa kepada yang menciptakan penyakit, karena penciptanya jelas lebih tahu cara mengatasinya. Mungkin itu cara allah agar kita kembali mendekatkan diri kepadanya.Terang Ust. Rudi salah seorang pengasuh di Pesantren NW Jakarta. fath.


