Sinar5news – Jakarta- Dr.TGH. Hazmi Hamzar menjadi rebutan partai lain dalam bursa calon kepala daerah di NTB baik sebagai calon gubenur maupun bupati. Pimpinan Yayasan Maraqittalimat ini memiliki puluhan lembaga pendidikan dan tiga perguruan tinggi menjadi magnet bagi semua calon lain untuk dapat meminang beliau sebagai pasangan untuk maju kepala daerah di NTB baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
Dengan telah beredar luas nama beliau ditingkat provinsi dan kabupaten bukti kader PPP masih sangat di segani lawan maupun kawan sekalipun partai Ka’bah di pemilu ini masih berjuang lolos ke Senayan. Tentu ini dapat dijadikan spirit buat pengurus baik ditingkat pusat, wilayah dan cabang agar semangat mengusung memenangkan kader sendiri harus diglorakan sebagai wujud persatuan membesarkan partai.
Dalam diskusi kebangsaan bersama beliau baru – baru ini hal menakar pemimpin masa depan di daerah NTB khususnya Lombok Timur. Mantan caleg PPP dari dapil NTB 2 ini optimis dapat maju sebagai kandidat terkuat khususnya di kabupaten Lombok Timur dan provinsi NTB pada umumnya. Sebagai tokoh masyarakat yang cendikia dikenal luas, memiliki pengalaman luas, visioner adalah modal dasar yang kuat mendapatkan dukungan rakyat banyak.
Semangat kolaborasi menggabungkan kekuatan pusat daerah merangkul semua elemen masyarakat adalah langkah strategis dapat mewujudkan cita cita pembangunan yang merata berkeadilan untuk peningkatan taraf hidup kesejahteraan masyarakat luas. Menghadirkan investasi tanpa melalu mengandalkan dana pusat APBN adalah syarat maju kompetitif. Ini akan bisa terjadi manakala pemimpin daerah berpengalaman luas, memiliki mitra kerja dan berjiwa entrepreneur.
Pemimpin itu harus dapat merekatkan menyatukan warga bangsa hadir melayani untuk semua bukan hanya buat golongan. Pemimpin itu siap menderita sebagaimana para tokoh – tokoh funding fathers kita tempo dulu. Orientasi pemimpin masa sekarang dan akan datang adalah pelayanan prima bukan hanya memerintah dan meminta laporan. Itu cara memimpin yang keliru.
Memimpin adalah amanat harapan dan cita cita rakyat yang dititipkan di pundak kita, untuk kita perjuangkan dalam tindakan nyata dengan berpihak seluas luasnya untuk kepentingan publik. Inilah makna sejati leluhur kita memilih jalan bentuk negara Republik. Artinya segala bentuk perundang undangan atau kebijakan di hajatkan untuk kepentingan publik bukan kelompok maupun golongan.
Terakhir beliau menghimbau agar semua pengurus partai baik tingkat pusat, wilayah sampai ke cabang jangan berkecil hati. Kader potensial tetap dilirik oleh partai lain sekalipun pemilu tahun ini kita terpuruk. Kita jadikan kekalahan ini untuk muhasabah nasional saling memperbaiki diri jangan biasakan menyalahkan orang lain karena itu bukan ajaran Ka’bah. Semua potensi ummat kembali kita satukan dalam rumah besar ummat Islam PPP. Calon kepala daerah dari kader sendiri di seluruh Indonesia dalam semua tingkatan harus kita dukung habis. Dari sini kita bangkit bergerak untuk melompat lebih jauh dengan menghimpun semua kekuatan yang terserak. Setop perselisihan karena itu bukan ajaran Ka’bah. Demikian beliau sampaikan pada acara berbincang di forum diskusi kebangsaan. ( red )




