Didi Apriadi Hadir Di KTT WWF 2024, ini Ungkapnya

Didi Apriadi Hadir Di KTT WWF 2024, ini Ungkapnya

Sinar5news – Bali – KTT World Water Forum ke -10 resmi di buka presiden RI  di Bali. Diikuti empat puluh delapan delegasi dunia, sejak pukul sembilan Presiden menerima delegasi dari Nagara peserta tepat pukul 10.20 wit. KTT WWF resmi dibuka Presiden. Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah yang kedua sangatlah memiliki nilai strategis untuk meninggikan nilai diplomasi menyuarakan ekosistem keadilan tatakelola menjaga alam sebagai sumber air. 20/5/24.

Momentum KTT WWF ke -10 ini, Indonesia menyerukan kepada dunia pentingnya menjaga ekosistem keberlanjutan kesediaan air.  Terlebih di pulau pulau kecil. Konsep dan strategi menjaga kelestarian alam dan lingkungan perlu disepakati dikembangan dan dirawat untuk kehidupan yang lebih terjaga.
 
Dalam  kesempatan ini Didi Apriadi selaku Komisaris PT.Yodya Karya yang ikut hadir dalam acara konferensi menaruh harapan besar terhadap forum ini yang akan bersidang sampai tgl 25 nanti, akan menghasilkan kesepakatan- kesepakatan yang konstruktif untuk terus menjaga dan mengelola sumber air di bumi untuk keberlangsungan kehidupan yang lebih sehat, terjaga  dan memberikan dampak ekonomi.
 
” Air sebagai sumber kehidupan wajib untuk terus dijaga dirawat karena air bisa mendatangkan banyak manfaat disisi lain juga dapat mendatangkan bahaya banjir dst. Ketersediaan air minum yang bersih dari sumber air sungai yang sehat harus terus dijaga. Begitu juga dengan air untuk perairan persawahan jika hujan tidak turun”. Ungkap beliau.
 
Lanjut tokoh nasional ini, Indonesia melalui program Indonesia maju sudah banyak membuat proyek irigasi dan bendungan guna dapat menahan dan menampung air untuk kebutuhan petani dan lingkungan sekitar agar tetap terjaga kesuburan dan kesediaan air. Jangan sampai air hujan turun hanya mengalir ke laut”. Tuturnya.
 
Sebagai negara besar dengan perairan terluas di dunia Indonesia sangatlah menjadi negara penentu kebijakan strategis. Dalam forum terhormat ini Indonesia juga mengajukan hari danau sedunia.  Mengingat negri kita memiliki  4.000 sungai danau kecil maupun besar.
Didi Apriadi Di Arena Forum KTT WWF 2024 Sanur Bali
Ketua harian MCMI ini meyakini dunia akan sangat berterima kasih dengan Indonesia atas konsistensi Indonesia menjaga hutan,  danau, sungai laut agar terus lestari dari pencemaran.  Ke Depan bagaimana sumber air yang banyak ini dapat dijadikan sumber ekonomi untuk kemakmuran bersama. Tutupnya. ( red)
 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA