Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
الحمد لله رب العالمين. بنعمته تتم الصالحات. هو الله الذي اعطانا النعم الكثيرة، منها نعمة الصحة والعافية لذلك نستطيع ان نجتمع فى هذا المكان المبارك. والصلاة والسلام على سيدنا محمد واله وصحبه اجمعين اما بعد
Yang terhormat : Pengurus Masjid…., para hujjaj, para asatidz dan segenap jamaah shalat isya dan tarawih yang dirahmati Allah SWT.
Segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala yang telah memberikan kita panjang umur, kesehatan dan kesempatan sehingga Alhamdulillah, pada malam yang penuh keberkahan ini kita bisa hadir di masjid yang mulia ini untuk sama-sama melaksanakan salat Isya beserta salat tarawih secara berjamaah.
Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi yang mulia yaitu Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam orang yang telah mengajarkan dan mencontohkan kita bagaimana pelaksanaan shalat yang benar, sehingga shalat yang kita lakukan bisa diterima oleh Allah subhanahu wata’ala.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Bisa nya kita hadir di masjid pada malam ini untuk melaksanakan shalat tarawih yang sebentar lagi kita akan sama-sama lakukan, merupakan nikmat yang besar dari Allah Azza Wajalla yang harus kita syukuri. Karena tidak semua orang bisa seperti kita untuk melakukan shalat tarawih seperti saat ini.
Cobalah perhatikan di sekeliling kita, mungkin ada pada puasa tahun lalu saudara, tetangga dan famili hadir ikut bersama kita shalat tarawih. Tapi sekarang, mereka tidak ada bersama kita ikut shalat tarawih. Dimanakah mereka saat ini, mereka sudah tiada, mereka sudah menghadap kepada Allah Subhanahu Wata’ala untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatan yang telah dilakukan di muka bumi ini. Jatah mereka mengumpulkan pahala sudah habis, kesempatan untuk melakukan ibadah pada bulan suci Ramadan ini bagi mereka sudah tidak ada, kesempatan untuk mohon ampun kepada Allah di bulan yang penuh pengampunan ini tidak ada. Momen untuk menumpuk amal yang sebanyak-banyaknya di bulan pengobralan pahala ini tidak ada bagi mereka.
Sedangkan kita, Alhamdulillah dalam keadaan sehat walafiat, badan kuat, hati sehat, sehingga dengan langkah yang ringan, kita bisa hadir di masjid ini untuk menghadiri shalat tarawih secara berjamaah. Ini merupakan nikmat yang sangat besar dari Allah Yang Maha Kuasa yang harus kita syukuri.
Bagi kita yang diberikan kesempatan oleh Allah untuk menambah pundi-pundi amal di bulan pengobralan pahala ini, dan diberikan kesempatan untuk menghapus tumpukan dosa yang begitu banyak, maka inilah momen yang tepat untuk mencapai rahmat Allah melalui pengampunan dosa dan peningkatan kualitas amal.
Ma’asyiral muslimin rahimahullah
Berapa banyak dari saudara kita yang mungkin tinggal satu bulan sampai ke bulan suci Ramadan, namun Allah segera mengambilnya. Ada juga yang tinggal satu minggu baru sampai ke bulan suci Ramadan, tapi umur tidak sampai di situ, dia pun berpulang ke Rahmatullah. Ada juga yang tinggal sehari masuk bulan suci Ramadan, tapi karena jatah umur di dunia habis, akhirnya tidak bisa bertemu dengan bulan suci Ramadan. Bahkan, mungkin ada pula yang jaraknya dengan Ramadhan hanya hitungan jam, namun tidak bisa bertemu dengan Ramadhan karena keburu umurnya habis.
Maka sebuah kebodohan bagi kaum muslimin, jika dengan sengaja meninggalkan puasa Ramadan, jika dengan sengaja meninggalkan salat tarawih. Orang di alam sana (alam barzah), pingin hidup kembali supaya diampuni dosanya, tapi kenapa kita yang masih hidup malah sengaja menumpuk dosa dengan bermalas-malasan dalam berpuasa, dan dengan sengaja meninggalkan shalat tarawih.
Melakukan puasa di bulan suci Ramadan pada siang harinya dan shalat tarawih di malam harinya, merupakan salah satu bentuk rasa syukur seorang hamba kepada Tuhannya karena telah diberikan nikmat panjang umur, nikmat sehat walafiat, nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga bisa mengikuti pelaksanaan ibadah puasa dan shalat tarawih di masjid yang kita cintai ini.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah
Sebisa mungkin dan dengan sekuat tenaga kita berusaha melaksanakan shalat tarawih dan puasa Ramadan sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
Mudah-mudahan dengan kita melakukan puasa dan shalat tarawih dengan tekun dan ikhlas, Allah panjangkan umur kita dan diberikan kesempatan untuk bertemu lagi dengan bulan suci yang akan datang, serta diringankan langkah kita untuk shalat tarawih dan puasa Ramadhan.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Surat Ibrahim Ayat 7 :
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Artinya: (Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.”
Dalam ayat ini, Allah memberitahukan kepada kita tentang salah satu cara untuk melanggengkan nikmatnya dalam diri kita yaitu dengan cara banyak bersyukur kepadanya, serta melaksanakan perintahnya dan berusaha menjauhi larangannya. Dengan itu, insya Allah nikmat yang kita miliki akan berkah dan akan ditambah lagi olehnya.
Mudah-mudahan dengan kita hadir shalat tarawih di masjid ini dan melakukan ibadah puasa di siang harinya, Allah catat sebagai bentuk syukur dan pengabdian kita yang diterima disisinya. Sehingga dengan sebab itu, Allah panjangkan umur kita untuk sampai ke bulan Ramadan berikutnya, Allah ampuni dosa kita, Allah jadikan kita bagian dari hamba-hamba yang dicintainya.
Demikian kultum yang bisa saya sampaikan pada malam ini. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua.
Wallahul mafiq Wal Haadi ilaa Sabilirrasyad.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh




