TGB: Saat Ketua MK, Mahfud MD Sahkan DBHCHT Yang Menguntungkan Petani Tembakau NTB.

TGB: Saat Ketua MK, Mahfud MD Sahkan DBHCHT Yang Menguntungkan Petani Tembakau NTB.

Sinar5news.com – Lombok Timur – Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud Md tidak jadi mengisi jadwal kampanyenya di Nusa Tenggara Barat (NTB) tanggal 25 – 26 Desember 2023, disebabkan karena kelelahan setelah mengisi jadwal kampanye yang sangat padat di berbagai daerah. Sehingga disarankan oleh tim dokter TPN (Tim Pemenangan Nasional) untuk melakukan istirahat beberapa hari kedepan.

Meskipun jadwal kampanye Cawapres Mahfud MD di reskedul, namun acara yang telah dijadwalkan tetap diselenggarakan. Ketidak hadirkan Mahfud MD diwakilkan oleh Wakil Ketua TPN Ganjar Mahfud TGB Dr.TGH.M.Zainul Majdi,MA 

Salah satu agenda kampanye yang semula akan dihadiri Mahfud MD adalah bertemu dan melantik pengurus Relawan Mahfud Guru Bangsa NTB yang beranggotakan 1.500 orang. Untuk itu pelantikan Relawan Mahfud Guru Bangsa (MGB) dilakukan oleh wakil ketua TPN Ganjar Mahfud TGB. M.Zainul Majdi. Bertempat di Green Legi Mataram, Senin (25/12/2023).

Pengurus MGB yang dilantik itu, diantaranya KH.As’ad Said Ali sebagai pembina dan Hadi Wijaya sebagai Ketua Koordinator MGB Wilayah NTB. Relawan MGB ini adalah relawan yang memberikan dukungan dan pilihan kepada pasangan capres dan cawapres No.3 Ganjar Mahfud.

Dalam orasinya TGB menyampaikan tentang jasa Cawapres Mahfud MD yang memiliki jasa cukup besar bagi para petani tembakau di NTB, dengan menyetujui aturan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, TGB Muhammad Zainul Majdi, mengatakan saat menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi, ketok palu Mahfud membuat petani tembakau mendapat kucuran DBHCHT.

“Begitu (Mahfud) mengetuk palu DBHCHT mulai 2010, ratusan miliar dibagi ke seluruh petani tembakau NTB,” ujarnya saat pelantikan Relawan Mahfud Guru Bangsa (MGB).

Dari DBHCHT, sambung TGB, dapat dipakai mengembangkan masyarakat. Sebelum aturan itu diketok oleh Mahfud selaku Ketua MK, DBHCHT hanya untuk daerah yang punya cukai atau pabrik, sementara provinsi penghasil tembakau tidak mendapatkan dana bagi hasil.

“Dalam UU bagi hasil ada ketidakadilan. Yang punya pabrik kok dapat, yang tidak punya pabrik tidak dapat. Sementara Pabrik rokok tidak akan bisa berproduksi atau berjalan tanpa ada tembakau,” kata TGB.

Ditambahkan, setelah ketok palu pada 2010 dan daerah mendapat DBHCHT, ada gedung-gedung hadir. Kabupaten yang tidak menghasilkan tembakau, seperti Bima, Mataram, dan Sumbawa mendapat manfaat.

“Sepuluh kabupaten semua mendapat (DBHCHT). Ini saatnya membalas kebaikan Pak Mahfud,” ucapnya.

Doktor Ahli Tafsir Alquran ini mengatakan pasangan Ganjar-Mahfud merupakan capres-cawapres yang paling ideal untuk memimpin Indonesia ke depan.

Selain itu, TGB juga menjelaskan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud merupakan bukti nyata sosok calon pemimpin yang bersih dan sudah terbukti bagi masyarakat.

“Pertama, saya ingin bertanya, orang bersih yang mampu membersihkan layak memimpin negeri atau tidak? Orang baik yang bisa memperbaiki pantas menjadi pemimpin nasional? Ganjar-Mahfud adalah putra bangsa yang bersih dan sudah terbukti dari rekam jejaknya,” terang TGB.

TGB juga menjelaskan, Mahfud Md pernah menjabat pada tiga posisi yang berbeda, yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

“Beliau sudah di eksekutif sebagai Menteri Pertahanan dan alhamdulillah sudah ada kebijakan yang membawa kemaslahatan kepada masyarakat,” paparnya.

Kemudian, Mahfud MD juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI. Dia bukan duduk dan diam di Senayan, namun ikut memutuskan beberapa legislasi yang mendukung kepentingan masyarakat.

“Dan ketika beliau berada di yudikatif, menjadi Ketua MK, tidak sedikit keputusan yang nyata-nyata bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat,” tegasnya.

Dikatakan TGB kalau dilihat dari trias politica itu, alhamdulillah beliau itu sudah lulus ujian dari tiga ranah itu, dan kampanye yang dilakukan oleh pasangan Ganjar-Mahfud ini bukan hanya omongan, namun mampu menunjukkan bukti kongkrit kepada masyarakat.

“Ini bukan tiba-tiba keluar dengan mudah, tetapi beliau itu adalah seorang yang setiap langkahnya sudah bisa dilihat oleh publik. Alhamdulillah menurut track record beliau adalah orang bersih,” pungkas TGB.(red)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA