Kebaikan dibalik kesabaran orang yang sakit
Dalam keadaan sakit inilah manusia mengalami berbagai macam keadaan dihadapan Allah SWT. Ada yang posisinya semakin menurun dan semakin jauh dari Allah subhanahu wa ta’ala dan ada juga yang mengalami peningkatan drastis dan kemuliaan yang tinggi di sisi Allah subhanahu wa ta’ala setelah mengalami penderitaan sakit.
Orang yang semakin jauh kepada Allah dan derajatnya semakin turun di sisinya setelah mengalami sakit biasanya dirasakan oleh orang-orang yang tidak mau bersabar dalam menghadapi sakit yang diderita dan tidak memandang bahwa penyakit tersebut merupakan salah satu ujian dari Allah subhanahu wa ta’ala.
Adapun orang-orang yang bersabar ketika sedang dalam keadaan sakit adalah orang-orang yang sadar bahwa sakit tersebut merupakan ujian dari Allah subhanahu wa ta’ala kepadanya. Bahwa apa yang sedang dirasakan tidak lepas dari pengetahuan dan pengawasan dari Allah subhanahu wa ta’ala.
Adanya kesadaran tentang penyakit yang dirasakan merupakan ujian dari Allah subhanahu wa ta’ala merupakan salah satu kunci yang akan menjadikan manusia bersifat sabar dalam menghadapi penyakit yang sedang diderita. Kesadaran yang kuat terhadap ujian tersebut akan membimbingnya untuk selalu sabar dalam menghadapi guncangan-guncangan yang muncul dalam dirinya ketika ditimpa oleh berbagai keadaan pahit saat sedang sakit.
Orang yang bersabar dalam menghadapi sakitnya paling tidak akan mendapatkan dan merasakan dua keuntungan yang besar dari Allah subhanahu wa ta’ala yaitu :
1. Ketenangan dan kesenangan rohani.
Ketika bersabar menghadapi ujian sakit yang diyakini berasal dari Allah, maka secara tidak sadar orang yang sakit telah berusaha menautkan hatinya kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Di setiap sakit yang dirasakan keluar dari mulutnya kalimat-kalimat toyibah (baik) yang menyejukkan hatinya dan menyenangkan hati orang yang ada di sekelilingnya. Semakin banyak kalimat-kalimat toyyibah yang keluar dari mulutnya maka akan semakin mengokohkan hatinya dan menguatkan hubungan vertikalnya kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Selengkapnya baca disini 👇
Buletin Jum’at HAMZANWADI Edisi 143
Donasi ke Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Jakarta melalui rekening resminya di –32500 1002 159536 Bank BRI-atas nama PA.AS NAHDLATUL CQ SUHAIDI





