Hikmah Pagi : Secercah Inspirasi Dari Sri Mulyani

Hikmah Pagi : Secercah Inspirasi Dari Sri Mulyani

Sinar5news.com – Sri Mulyani adalah seorang wanita hebat yang berhasil menduduki kursi Menteri Keuangan Indonesia pada tahun 2016. Kiprah kariernya tersebut tidak semata-mata langsung mendulang kesuksesan. Banyak rintangan yang harus ia alami hingga akhirnya kini namanya dipuja seluruh negeri.

Sigap melindungi ekonomi Indonesia dari krisis dunia

Sebuah krisis ekonomi yang menghantam Amerika Serikat pada tahun 2008 memang membuat keuangan dunia terguncang, bahkan negara sekelas Yunani saja bisa dikatakan pailit.

Jika negara-negara maju saja bisa ambruk, bagaimana dengan Indonesia?

Demi menjaga Indonesia dari krisis tersebut, Sri Mulyani yang saat itu menjabat sebagai Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu, rela tidak tidur berhari-hari demi menyusun strategi agar Indonesia tetap aman dari bahaya krisis.

Bahkan ia sampai dihadapkan sebuah pilihan sulit, antara meninggalkan rapat dewan di mana Indonesia sedang dipertaruhkan atau pulang ke rumah menghadiri pemakaman sang ibu. Dengan berat hati ia pun merelakan pertemuan terakhirnya bersama ibu demi memenuhi tanggung jawabnya kepada negara.

Hingga akhirnya,berkat kesungguhan dan pengorbanannya, Indonesia berhasil melewati krisis tersebut. Bahkan Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6,6 persen sebagai angka tertinggi sejak krisis finansial di Asia tahun 1997.

Kasus Bank Century, kado ulang tahun tidak terlupakan

Saat hari ulang tahun tiba, setiap orang tentu ingin melewatinya dengan suka cita. Namun, ibu tiga anak ini justru mendapatkan sebuah kado berupa dana talangan untuk Bank Century yang telah ia setujui berakhir dipermasalahkan. Bahkan ia harus datang berkali-kali untuk menjadi saksi pada kasus tersebut di hari ulang tahunnya.

Akibat dari kasus tersebut, ia pun ditinggalkan dan seluruh jasa yang telah dicurahkannya seperti tenggelam begitu saja.

Bangkit setelah masalah bersama Bank Dunia

Kasus Bank Century tersebut tentunya sedikit menodai perjalanan kariernya. Namun, ia tetap gigih menjalani segala tugasnya hingga Bank Dunia pun melirik dirinya pada tahun 2010 untuk mengemban jabatan sebagai salah satu dari tiga Direktur Pelaksana Bank Dunia, menggantikan Juan Jose Daboub.

Keputusan dirinya untuk menerima jabatan tersebut ternyata berdampak negatif terhadap perekonomian Indonesia, seperti menurunnya nilai rupiah hampir satu persen, yang mana penurunan tersebut merupakan penurunan paling tajam dalam 17 bulan terakhir saat itu.

Kembalinya Sri Mulyani membenahi perekonomian

Setelah enam tahun menjabat sebagai direktur pelaksana, pada tahun 2016, ia pun diminta untuk kembali oleh Presiden Joko Widodo untuk mengemban jabatan sebagai Menteri Keuangan dan terus mengabdikan dirinya kepada negeri.

Dari kisah di atas dapat ditarik kesimpulan, yaitu:

Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab, dan kerja keras akan selalu memberi hasil yang baik.
Dalam hidup pasti masalah akan selalu datang silih berganti, namun yang terpenting bagaimana kita menyikapi masalah tersebut dan terus berusaha mencari solusi terbaik.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA