Jakarta, Kelompok Ngopi dan Mikir (KOPIKIR) Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiah (HIMMAH NWDI) Jakarta Kali ini mengangkat Tema terkait Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Adapun Tema yang yang di bincangkan dalam diskusi kali ini adalah “Hikmah Isra’ dan Mi’raj Dalam Konteks Syiar NWDI di Jakarta” Yang di sampaikan oleh Tuan Guru Muda Hasan Asy’ari, QH SE (Pimpinan Mahad Fityanul Ulum Cinere) di Rumah Juang HIMMAH NWDI Jakarta Rabu, 23-02-2022.
Pimpinan Mahad Fityanul Ulum, Ustadz Hasan menyampaikan Peristiwa Isra’ dan Mikraj merupakan pelajaran penting bagi para kader terutama yang ada jakarta untuk merefleksikan diri dalam konteks di perjalankan-nya dari daerah kalian masing-masing ke Jakarta. “Penting untuk mengingat siapa dan darimana kalian datang, dan dengan tujuan apa ke Jakarta agar tidak terlena dengan gemerlap kehidupan kota.” Ucapnya
Ustadz Hasan yang pernah menjadi Ketua Rois Thullab MDQH NWDI Pancor ini juga menegaskan bagaimana maulana syaikh mengajarkan para murid dan santri baik melalui Wasiat Renungan Massa, Lagu Perjuangan, Hizib dan lain sebagainya, untuk tidak Pesimis dikala berjuang. Sebagaimana mengutip Wasiat Renungan Masa, “Jangan Pesimis dalam Berjuang, Ukir sejarah gilang-gemilang, Datuk moyangmu bulannya terang, mengambil tuah pada yang menang.”
“Wasiat ini menegaskan kepada kita para kader untuk tidak pesimis dalam perjuangan, belajarlah hal-hal baik dari para pendahulu kita, untuk di jadikan pijakan mengukir sejarah yang gilang-gemilang di masa yang akan datang.” Ujarnya
Selain itu, Ustadz Hasan juga memberikan semangat dan motivasi kepada para kader untuk “Fokus dan sungguh-sungguh dalam belajar, berteman dan bergaulah secara Hikmah dan bijaksana, janganlah terlena dengan hal-hal yang kurang memberikan manfaat bagi diri dan orang banyak, dan yang terpenting manfaatkan waktu dan kesempatan kalian dengan baik selagi masih di Jakarta supaya kalian menjadi orang yang bisa di harapkan di tengah masyarakat.” Pangkasnya.




