Mengenal Allah melalui sifat Wujud dan Qidam
Sudah dimaklumi bersama, bahwa Allah adalah tuhan yang pantas disembah oleh seluruh makhluk, baik itu manusia, jin dan lain sebagainya dari makhluk ciptaannya. Penyembahan tersebut harus dilakukan secara murni lillahi ta’ala. Artinya, setiap penyembahan yang ada padanya penyekutuan dengannya, maka akan tertolak tidak diterima disisinya. Dalam hal ini, kemurnian dalam menyembahnya merupakan bagian terpenting yang harus diperhatikan dalam beribadah kepadanya.
Jika kemurnian dalam beribadah merupakan hal yang sangat penting, maka permasalahan selanjutnya adalah bagaimana caranya menyembah Allah secara murni. Untuk menjawab masalah ini, ada baiknya kita mengingat kembali ungkapan yang sangat populer dan tidak asing di telinga kita “Tak kenal makanya tak sayang”. Bagaimana mungkin kita bisa beribadah secara murni kalau tidak mengenal yang kita sembah. Kenali dulu Allah yang kita sembah, maka semakin kenal, akan semakin menambah kenikmatan dan kekhusyuan dalam beribadah kepadanya.
Dalam mengenal Allah tidak bisa disamakan dengan mengenal manusia.
Manusia sebagai makhluk berwujud dan berfisik dapat dikenali melalui mukanya atau model anggota badannnya. Sedangkan Allah tidak berfisik dan tidak bisa terlihat mata, maka mengenalnya dapat dilakukan dengan mengetahui sifat – sifatnya yang sudah ada dalam al Qur’an dan Hadits.
Diantara metode…. selengkapnya baca disini 👇




