Hikmah Pagi : Rasulullah Sebaik-baik Idola

Hikmah Pagi : Rasulullah Sebaik-baik Idola

Belakangan ini, ada sebuah isu yang cukup menarik perhatian publik, yakni mengenai kabar seorang aktor luar negeri yang dikabarkan melakukan tindakan sangat tidak terpuji.

Awalnya, para penggemar tidak percaya dengan fakta tersebut. Bahkan menganggapnya sebagai sebuah fitnah belaka. Namun ketika pengakuan datang langsung dari aktor yang bersangkutan, penggemar pun seketika merasa kecewa.

Mereka masih tidak menyangka bahwa aktor yang sangat dielu-elukan bisa melakukan tindakan yang tidak bermoral. Hanya saja, kekecewaan ini rupanya tidak berlangsung lama.

Saking ngefansnya mereka pada aktor tersebut, para penggemar pun lambat laun mulai menerima bahwa apa yang dilakukan oleh aktor tersebut bukanlah suatu kesalahan besar. Bahkan mereka mengaku salut karena sang aktor mau mengakui kesalahannya.

Mengikuti fakta tersebut, rasanya ada sesuatu yang mengganjal dalam diri. Memikirkan betapa kondisi masyarakat hari ini, khususnya umat Islam, sudah berhasil digempur oleh budaya di luar Islam.

Karena pada faktanya, mereka yang menjadi penggemar aktor luar negeri tersebut, banyak yang berasal dari kaum muslimah, baik para remajanya, emak-emak yang masih muda hingga emak-emak yang sudah punya anak remaja.

Dan kesalahan yang dilakukan oleh sang aktor, sesuatu yang sangat bertentangan dengan ajaran agama, khususnya agama Islam. Wajar saja, karena aktor tersebut bukan seorang muslim.

Namun mirisnya, para penggemar yang notabenenya seorang muslimah, menganggap wajar pada perilaku yang salah tersebut. Mereka tetap mengidolakan sang aktor dan mendukung aktor tersebut untuk terus berkarya.

Kejadian ini terjadi di bulan Rabi’ul Awwal, di mana di bulan inilah Rasulullah Saw. dilahirkan. Beliau diutus oleh Allah SWT. sebagai contoh terbaik dalam mengarungi kehidupan. Beliau mencintai umatnya, baik yang hidup bersamanya, maupun umatnya yang hidup di akhir zaman.

Bagaimana perasaan beliau jika mengetahui bahwa di antara umat Islam, ada yang mengidolakan sosok atau figur yang jauh dari Islam? Bahkan tetap membela mereka, meski jelas telah melakukan kesalahan.

Bagaimana Rasulullah diletakkan dalam hati mereka? Sudahkah mereka mengidolakan Rasulullah melebihi idola yg lainnya? Sudahkah mereka berusaha mengenal sosok Rasulullah Sholallahu’alaihi Wasallam sebelum mereka mengenal sosok idola lainnya?

Jangan-jangan, mereka lupa bahwa kita memiliki sosok manusia yang paling layak untuk diidolakan. Mereka tidak menyadari bahwa ada sosok yang begitu sempurna tanpa sedikit pun cela. Dia lah yang pantas untuk diikuti dan dibela.

N. Vera Khairunnisa

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA