Memperingati HUT Ke-86 NWDI, TGB : Jangan Lupakan Empat Prinsip Maulana Syaikh

Memperingati HUT Ke-86 NWDI, TGB : Jangan Lupakan Empat Prinsip Maulana Syaikh

Sinar5news.com – Lombok Timur – Organisasi Masyarakat Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) baru-baru ini tengah memasuki usia ke 86 yang bersamaan dengan Haul Almagfurullah Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yang ke-24. Acara yang diselenggarakan di tahun ini dilakukan melalui dua hal yakni secara online dan offline. Untuk Jamaah NWDI yang turut hadir pun dalam jumlah yang terbatas dan tetap sesuai dengan aturan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Untuk Acara tersebut dilaksanakan di Mushola Al-Abror, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Beberapa tokoh,jajaran Mentri dan Pejabat Negara pun turut hadir untuk memeriahkan acara HUT NWDI ke 86 sekaligus Haul Sang Maulana Syaikh.

Beberapa diantaranya ikut serta melalui virtual seperti halnya Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PMK Muhadjir Effendy, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy dan beberapa pejabat lainnya.

Dalam momentum tersebut, Ketua Umum dari PB NWDI yakni Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, MA. Atau yang akrab dikenal dengan Nama Tuan Guru Bajang (TGB) menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh jamaahnya agar senantiasa istiqomah menebar kebaikan diseluruh penjuru dunia. Para Generasi muda pun harus siap untuk menjadi penyalur guna mensyi’arkan ajaran pendiri NWDI, NBDI, dan NW yakni Maulana Syaikh.

Seperti halnya umat muslim di beberapa negara eropa yang menjadi minoritas di Negara tersebut. Maka dari itu Tuan Guru Bajang sendiri sangat berharap para kader generasi muda mampu untuk tampil di layar kancah internasional dalam membawakan visi dan misi ajaran Maulana Syaikh sampai ke seluruh penjuru dunia.

 

Bukan hanya itu, TGB sendiri juga menyampaikan sedikit dorongan kepada jamaahnya agar mampu menciptakan inovasi untuk menunjang kehidupan di masa yang akan datang.

“Tidak hanya memakai dan menggunakan kecanggihan teknologi yang ada saat ini, namun anak-anakku juga harus mampu menghasilkan karya. Kita ambil contoh seperti zoom ini, bukan orang Islam yang membuat, namun ini memang menjadi kebutuhan kita saat ini. Untuk itulah kita harus mampu menghasilkan karya dari diri kita masing-masing, agar bermanfaat bagi umat lainnya,” Ungkap Tuan Guru Bajang

Beliau sendiri mengungkapkan agar para jamaah senantiasa menghargai diri sendiri, namun bukan seperti halnya menyombongkan diri Namun lebih kepada mengapresiasi diri untuk bertanggungjawab terkait dengan apa yang telah didapatkan dari Madrasah NWDI.

Di penghujung momentum tersebut, TGB mengingatkan agar para jamaah tidak melupakan empat prinsip yang diajarkan oleh Almagfurullah Maulana Syaikh, yaitu yakin, ikhlas, sabar dan istiqomah. Yakin itu dengan cara tidak melepas keyakinan yang telah dipegang saat ini, jangan sampai melepas keyakinan yang diajarkan oleh Maulana Syaikh.

Lalu, ikhlas dengan cara mendahuluan keridahaan Allah SWT diatas segalanya, jangan sampai disorientasi. Kemudian tetap bersabar dalam mengajak pada kebaikan dalam kondisi apapun, termasuk pada kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kita manusia yang ditakdirkan oleh Allah dalam ujian pendemi ini, yang diuji itu kesabaran kita saat ini. Karena aktivitas kita tetap kita laksanakan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang ada. Kemudian yang terakhir itu adalah istiqomah, semoga kita tetap istiqomah dalam menjalankan NWDI Daiman Abada,” Pungkas TGB.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA