Oleh Habib Ahyat Banahsa
Kamu mengatakan, bahwa kamu ingin menjadi Wali Allah, yang memiliki karomah hebat
Apakah kamu mengetahui siapa itu Wali Allah?
Wali Allah adalah Kekasih Tersayang Allah
Apakah kamu mencintai Allah
Setiap saat apa yang kau pikirkan?
Allah atau uang
Allah atau kedudukan
Allah atau kesenangan duniawi
Ternyata uang, kedudukan, dan kesenangan duniawi yang berseliweran ke sana kemari setiap saat di hatimu
Tidak ada Allah di hatimu
Ternyata kamu hanya berkhayal ingin menjadi Wali Allah
Kamu mengatakan, bahwa kamu ingin menjadi Wali Allah, yang memiliki karomah hebat
Apakah kamu mengetahui siapa itu Wali Allah?
Wali Allah adalah orang yang selalu menyayangi dan berbuat baik kepada semua Makhluk Allah
Sehingga kepada orang kafir dan penjahat sekalipun ia menyayangi mereka dan berusaha berbuat baik kepada mereka
Apakah kamu selalu menyayangi dan berbuat baik kepada semua Makhluk Allah?
Apakah sebaliknya?
Selalu tidak dapat mengendalikan sifat iri, benci, zolim, dan sombong kepada semua Makhluk Allah
Hanya kamu yang tahu
Jangan kau berkhayal untuk menjadi Wali Allah, sebelum kamu dapat membereskan sifat-sifat buruk di hatimu
Sebenarnya para Wali Allah tidak pernah meminta karomah, karena hati mereka dipenuhi keikhlasan untuk Allah dalam semua hal yang mereka lakukan
Karomah datang tanpa mereka menyadarinya seiring dengan keikhlasan mereka dalam beramal
Selain itu para Wali Allah tidak pernah membanggakan karomah yang mereka terima dari Allah, karena tidak ada sedikitpun kesombongan di hati mereka
Sebaliknya para orang bodoh sangat mengharapkan mendapatkan karomah sehingga lupa dengan keikhlasan dalam beramal
Selain itu para orang bodoh sangat bangga jika mendapatkan karomah karena kesombongan di hati mereka, yang pada akhirnya tidak akan mendapatkan tambahan karomah, malahan karomah yang sudah ada menjadi hilang dan sirna



