Sinar5news.com – Jakarta – Pemerintah Provinsi (PemProv) DKI Jakarta saat ini tengah terus menerus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir angka Penyebaran Virus Corona yang terjadi di DKI Jakarta.
Saat ini, Provinsi DKI Jakarta diketahui sebagai wilayah yang hampir tiap harinya mencetak angka yang tinggi dalam kasus positif virus Covid-19. Pemprov DKI hari ini mengumumkan jumlah kasus harian pada (1/9) sebanyak 941 orang. 119 kasus di antaranya merupakan akumulasi dari data laporan hari sebelumnya.
Saat ini, jumlah total kasus positif di Jakarta sebanyak 41.250 orang. Dari jumlah tersebut, 31.267 orang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19.
Di situasi sekarang ini, Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan sarana baru yaitu pengadaan sebuah Mobil Laboratorium guna melakukan percepatan penanggulangan virus Corona (COVID-19) di Ibu Kota. Pengadaan mobile laboratorium itu bekerja sama dengan Human Initiative dan Agile innovation (Ai).
Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi DKI Jakarta Endra Muryanto menjelaskan bahwa nantinya akan ada sebuah Laboratorium keliling yang akan disiapkan dalam bentuk mobil dan nantinya akan dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) secara berpindah-pindah dari titik satu ke titik lainnya. Untuk kapasitas yang dapat dilakukan Mobil Laboratorium tersebut dalam pemberlakuan tes PCR sendiri sebesar 300 spesimen per hari.
“Jadi Mobil Lab ini nanti siap untuk melakukan pemeriksaan PCR. Kapasitas tes maksimal per hari 300 sampel. Sampelnya nanti begitu diswab kemudian dilakukan pemeriksaan di dalam laboratorium. Kemudian di Mobil Lab ini akan ada proses mix PCR, dan ekstraksi sampel yang di ruangannya pun sudah negative pressure,” ujar Endra dalam keterangan tertulisnya di situs Pemprov DKI, Selasa (1/9/2020).
Namun,mobil laboratorium itu direncanakan baru akan bisa digunakan di akhir September 2020 mendatang setelah melalui beberapa uji coba tes. Usai lulus uji coba, barulah mobil laboratorium tersebut akan berkeliling di sejumlah titik di DKI untuk melakukan tes PCR.
Senior General Manager Project Manajemen Human Initiative, Ferry Suranto menerangkan, saat ini progres pembuatan mobil laboratorium itu sudah pada tahap 80 persen. Mobil laboratorium itu diharapkan dapat menjangkau titik yang berpotensi banyak penyebaran virus Corona.
“Mobile Lab ini nanti fungsinya seperti laboratorium keliling, untuk menjangkau tempat-tempat yang ditemukan kasus lebih banyak. Sehingga dapat mendukung dari laboratorium yang sudah ada. Jadi ketika ditemukan kasus dan memang penyebaran orangnya ada disana, kita akan datangi wilayah-wilayah yang berpotensi kasus baru tersebut,” katanya.




