Idul Adha atau yang lebih umumnya dikenal dengan lebaran haji adalah salah satu hari besar yang dirayakan oleh umat muslim diseluruh dunia.
Yang membedakan antara Idul Adha dengan idul Fitri adalah dalam hal penyembelihan hewan qurban. Banyak orang berbondong-bondong untuk membeli hewan agar bisa melaksanakan ibadah qurban. Dan tentunya demi mendapatkan Ridha dan pahala disisi Allah SWT. Nah, kalian semua pasti sudah tahu kan hewan apa saja yang bisa dijadikan sebagai hewan qurban? Ya, Hewan yang bisa dijadikan sebagai hewan qurban diantaranya adalah Domba,kambing,sapi,kerbau,dan unta. Tentunya yang sudah memenuhi persyaratan dan aturan yang sudah ditentukan.
Pemerintah Indonesia melalui kementerian Agama atau Kemenag RI dan Pengurus Pusat Muhammadiyah sepakat jika hari raya Idul Adha tahun ini jatuh pada hari Jum’at, 31 Juli 2020. Perayaan idul Adha kali ini mungkin saja akan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dikarenakan masih dalam masa pandemi covid-19. Meski begitu, yang harus kita lakukan adalah menambah semangat untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta.
Untuk memaksimalkan sebuah ibadah tentunya kita harus mempersiapkan sesuatu bukan?
Kira-kira apa aja sih yang bisa kita persiapkan menjelang idul Adha? Berikut kami merangkum beberapa hal yang bisa kita persiapkan untuk menyambut hari raya Idul Adha. Yuk disimak!
1. Memperbanyak ibadah kepada Allah SWT

Dengan cara seperti apa? Menjelang hari raya Idul Adha, kita sebagai ummat muslim disunnahkan untuk berpuasa sejak tanggal 1-9 Dzulhijjah. Namun, yang lebih utama adalah pada tanggal 8 Dzulhijjah (puasa tarwiyah) dan 9 Dzulhijjah (Arafah). Dan juga memperbanyak amal sholeh lainnya, karena pahalanya akan dilipat gandakan oleh Allah SWT.
2. Mengumpulkan uang

Untuk apa sih mengumpulkan uang? Tentunya untuk bisa membeli hewan qurban.
Karena berqurban itu adalah kegiatan yang mulia, dan sedekah yang pahalanya lebih besar karena dilakukan pada waktunya (Idul Adha). Sekalipun sedekah yang kau berikan lebih tinggi nilainya, tapi pahala yang didapatkan tetap lebih tinggi saat berqurban.
Ibnu Qayyim berkata, “Penyembelihan yang dilakukan di waktu mulia lebih afdhol daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut. Oleh karenanya jika seseorang bersedekah untuk menggantikan kewajiban penyembelihan pada manasik tamuttu’ dan qiron meskipun dengan sedekah yang bernilai lipat ganda, tentu tidak bisa menyamai udhiyah. (Shahih Fiqh Sunnah 2 : 379).
3. Menyiapkan hidangan dan cemilan “khas” Idul Adha.

Walaupun idul adha tidak “semeriah” hari raya Idul Fitri, namun ada saja sanak saudara yang mungkin datang berkunjung untuk menjalin tali silaturahmi.
Dan biasanya setiap orang bisa menjadi chef dadakan jika idul adha tiba. Mereka akan menunjukan keterampilannya sebagai chef bintang lima. Selepas pembagian daging Qurban mereka punya cara masing masing untuk mengolah daging menjadi sebuah hidangan yang sesuai dengan selera. Tidak hanya kaum wanita, bahkan pria dan anak anakpun akan berubah menjadi chef dadakan saat mendapat daging qurban.
Nah, itu adalah beberapa hal yang bisa kita persiapkan menjelang hari raya Idul Adha.
Yuk kita mulai persiapkan dari sekarang, agar bisa mendapatkan hasil dan pahala yang maksimal!
(NA)




