Sekian lama Virus Corona Namun Belum ditemukan Obatnya,
Benarkah masyarakat berharap keajaiban Ciptaan Allah Melalui kemunculan bintang Tsurayya tgl 9 Juni 2020 ?…. :
Berdasarkan salah satu hadits, kemunculan bintang ini akan mengakhiri wabah di muka bumi.
Imam Ahmad bin Hanbal dalam musnadnya menyebutkan, Rasulullah SAW menjawab “Apabila suatu saat nanti muncul bintang, di suatu pagi, pada pagi hari, maka akan diangkatlah segala macam wabah.”
Menukil dari Syekh Ahmad bin Abdurrahman al-Banna as-Sa’ati, pengarang kitab al-Fath ar-Rabbani, bahwa yang dimaksud dengan bintang dalam hadits ini adalah bintang ats-Tsurayya.
apa sebenarnya bintang Tsurayya itu? ….
Tsurayya adalah nama Arab untuk gugusan bintang Pleiades. Jika Pleiades adalah nama lain Tsurayya dalam mitologi Yunani, di Persia dikenal sebagai Sorayya, di Babilonia sebagai Mul-mul, di India dengan nama Krittika, di Cina sebagai Mao, di Jepang disebut Subaru, maka di Indonesia di antaranya dengan nama Tujuh Bersaudari.
Menurut Judhistira Aria Utama dari Laboratorium Bumi dan Antariksa Departemen Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), gugus bintang Pleiades ini berada di arah rasi Taurus.
“Bila Tsurayya yang dimaksud itu adalah Pleiades, maka gugus bintang ini berada di horison timur Jakarta pada saat fajar shadiq yang menandai awal waktu Subuh pada 9 Juni 2020, sebelum terbitnya matahari,” kata Aria kepada Republika, beberapa waktu lalu. “Keesokan harinya, pada waktu yang sama, posisinya akan semakin meninggi.”.
Yang jelas Corona adalah mahluk Allah, dan semua makhluk akan binasa. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah tempat kembali semua urusan.



