SMK Laboratorium Jakarta Awali Hari Pertama Sekolah dengan Shalat Dhuha dan Doa Bersama

SMK Laboratorium Jakarta Awali Hari Pertama Sekolah dengan Shalat Dhuha dan Doa Bersama

SMK Laboratorium Jakarta Awali Hari Pertama Sekolah dengan Shalat Dhuha dan Doa Bersama

Jakarta, sinar5news.com — SMK Laboratorium Jakarta mengawali hari pertama kegiatan belajar mengajar pada Selasa pagi, 6 Januari 2025, dengan melaksanakan kegiatan pembiasaan shalat Dhuha dan doa bersama. Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB ini merupakan rutinitas sekolah yang dilaksanakan sebelum proses pembelajaran di kelas dimulai.

Pembiasaan shalat Dhuha dan doa bersama ini bertujuan untuk menyiapkan kondisi batin dan spiritual para peserta didik agar lebih tenang, lebih fokus, serta lebih siap menghadapi berbagai aktivitas, khususnya dalam menuntut ilmu di SMK Laboratorium Jakarta. Selain itu, setiap hari Selasa pagi, kegiatan pembiasaan ini juga dilanjutkan dengan kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan karakter religius siswa.

Usai pelaksanaan pembiasaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan peserta didik yang disampaikan oleh segenap dewan guru, di antaranya Pak Tegar, Pak Hendra, dan Pak Deden. Dalam pembinaan tersebut, para guru memberikan penguatan nilai-nilai kedisiplinan, adab, serta kesiapan mental peserta didik dalam mengikuti proses pendidikan.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah pengenalan motto baru Sekolah Laboratorium Jakarta, yakni “Berakhlak Mulia, Siap Mendunia.” Motto ini merupakan hasil Rapat Kerja Yayasan Pendidikan Acprilesma yang dilaksanakan di Puncak, Bogor, pada Jumat–Sabtu, 2–3 Januari 2026.

Motto tersebut dinilai sangat penting karena menempatkan akhlak dan etika mulia sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter peserta didik. Akhlak menjadi barometer nilai dan harga diri manusia, sehingga penanamannya harus terus dibina dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga sekolah.

Dalam penyampaiannya, Pak Deden menegaskan bahwa adab memiliki peran yang sangat besar dalam dunia kerja dan dunia usaha. “Di dunia perusahaan, seseorang diterima bekerja itu 50 persen karena adab, 20 persen karena keterampilan (skill), dan 30 persen karena pengetahuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa motto Berakhlak Mulia, Siap Mendunia juga menuntut penguasaan karakter serta kemampuan berbahasa internasional, khususnya Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Menurutnya, dua bahasa tersebut merupakan bahasa dunia yang memiliki peran strategis. Oleh karena itu, seluruh peserta didik dan dewan guru didorong untuk terus meng-upgrade diri agar cita-cita sekolah dalam mencetak generasi berakhlak mulia dan siap mendunia dapat terwujud di masa yang akan datang.

Melalui kegiatan pembiasaan dan pembinaan yang dilaksanakan secara konsisten, SMK Laboratorium Jakarta optimistis mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga kuat dalam karakter, adab, dan daya saing global.

Laporan : Marolah Abu Akrom (Redaktur media SinarLIMA/Sinar5News.com)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA