Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 16

banner post atas

Soal : Bagaimana hukum masuknya bekas muntah yang tidak disengaja ke dalam mulut ?
Jawab : Sudah dimaklumi bersama bahwa segala yang dilakukan dengan tidak sengaja dimaafkan. Demikian juga masuknya sisa muntah yang tidak disengaja sudah pasti tidak membatalkan puasa.

Soal : Bagaimana kalau dengan sengaja menelan sisa muntah yang tidak disengaja ?Jawab: Muntah karena tidak sengaja memang tidak membatalkan puasa, akan tetapi menelan sisa muntah dengan sengaja akan mengakibatkan batalnya puasa.

Soal : Bagaimana hukum puasa orang yang sengaja membuat dirinya muntah dan muntahnya jadi keluar ?
Jawab : Puasanya batal disebabkan kesengajaannya mengeluarkan muntah. Demikian penjelasan dalam kitab Fathul Mu’in bab puasa.
Dalam sebuah hadits disebutkan dengan sangat jelas tentang masalah ini,

Iklan

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ ذَرَعَهُ الْقَيْءُ فَلَيْسَ عَلَيْهِ قَضَاءٌ وَمَنْ اسْتَقَاءَ عَمْدًا فَلْيَقْضِ

Ali bin Hujr menceritakan kepada kami, Isa bin Yunus memberitahukan kepada kami dari Hisyam bin Hasan, dari Ibnu Sirin, dari Abu Hurairah, ia mengatakan bahwa Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa muntah karena terpaksa (tidak disengaja), maka tidak wajib mengqadha (puasa). Tetapi barangsiapa muntah dengan sengaja, maka ia harus mengqadha. ” Shahih: Ibnu Majah (1676)

Soal : manakah jarak atau batas di tenggorokan kita sehingga bisa dikatakan bahwa muntah/makanan sudah dianggap masuk ?
Jawab : Memperhatikan tenggorokan yang agak panjang, maka tenggorokan itu dapat dibagi kepada tiga bagian yaitu bagian atas tengah dan bawah. Bila sudah melewati bagian tengah, maka makanan/ bekas muntah terhitung masuk dan membatalkan puasa bila dimasukkan dengan sengaja.

BACA JUGA  Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 15

Soal : Bagaimana cara mengetahui lebih tepat posisi bagian tengah tenggorokan ?
Jawab : Lebih jelas silahkan perhatikan tempat keluar huruf ح (makharijulhuruf). Yaitu bagian tengah tenggorokan (wusthal halqi)