Sosialisasi Program SMK Laboratorium Jakarta Dan Parenting Bersama Orang Tua
Sinar5News.com – Jakarta – Pada hari Kamis, 7 Agustus 2025 diadakan kegiatan sosialisasi program SMK Laboratorium Jakarta di gedung Sekolah Laboratorium lantai 1 yang dimulai dari pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Hadir dalam kegiatan sosialisasi ini adalah segenap orang tua atau wali peserta didik SMK Laboratorium Jakarta kelas 10 A, 10 B, 10 C dan 10 D. Mereka benar-benar mengikuti kegiatan ini secara tertib, khidmat dan penuh antusias.
Sebelum sosialisasi seluruh program yang akan dilaksanakan 1 tahun ke depan, terlebih dahulu kepala sekolah SMK Laboratorium Jakarta Momon Darmawan, S.Pd memperkenalkan seluruh dewan guru beserta mata pelajaran yang diajarkan secara baik dan penuh tanggung jawab.
Dalam pemaparannya Momon Darmawan menyampaikan seluruh program yang ada yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang mesti terlaksana sesuai dengan jurusan masing-masing. Perlu diketahui bahwa jurusan yang ada di SMK Laboratorium Jakarta terdiri dari Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Tata Kecantikan (Kulit dan Rambut), dan Perhotelan.
Dengan kecakapannya disertai humor-humar yang menyegarkan dari Kepala SMK laboratorium Jakarta ini, membuat suasana menjadi cair, tidak tegang dan orang tua merasa sangat senang dan puas dengan seluruh program yang sangat bagus yang telah disampaikan kepada mereka. Bahwa adanya program-program tersebut dibuat sedemikian rupa adalah untuk kebaikan dan kemajuan bersama baik itu bagi sekolah, peserta didik dan orang tua. Karena pada prinsipnya seluruh peserta didik ini adalah aset generasi masa depan yang akan ikut serta terlibat berkiprah membangun negara dan bangsa menuju Indonesia yang hebat.
Setelah selesai sosialisasi program-program SMK Laboratorium Jakarta, dilanjutkan dengan acara Parenting yang disampaikan langsung oleh dr. Satria Ghaibi Saputra, S.Ap, M.Si selaku ketua Yayasan Pendidikan Acprilesma. Hadir mengikuti kegiatan parenting ini adalah seluruh orang tua TK, SD, SMP dan SMK Laboratorium Jakarta.

Dalam pemaparannya dr. Satria Ghaibi Saputra menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan kurikulum di Sekolah Laboratorium Jakarta menggunakan dua kurikulum yaitu kurikulum pemerintah dan kurikulum Acprilesma. Dalam kurikulum pemerintah akan ikut serta secara penuh mengikuti apa bentuk kurikulum yang telah menjadi ketetapan oleh pemerintah kita dan bisa jadi terjadi perubahan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. Sedangkan kurikulum Acprilesma bersifat baku dan akan terus berlaku sepanjang masa. Karena inti dari kurikulum Acprilesma adalah membangun karakter peserta didik menjadi pemimpin yang handal, berkarakter Islami dan berakhlak mulia.
Untuk menjabarkan kurikulum Acprilesma menurut dr. Satria Ghaibi Saputra dapat dilihat dari makna-makna yang ada dalam kata Acprilesma yang terdiri dari 10 huruf yang kepanjangannya adalah Agama, character, power, regulasi, inovasi, leadership, empowering, spiritual, motivasi dan action.
Dapat disimpulkan bahwa ciri khas kurikulum Acprilesma itu memiliki nuansa agama yang kuat, berkarakter yang hebat, memiliki regulasi (aturan) yang rapi, memiliki power yang maksimal, melahirkan kepemimpinan yang handal, senantiasa berinovasi menuju kemajuan, memberdayakan semua kompetensi yang ada, memiliki spiritual keimanan yang mapan, memiliki motivasi yang tinggi untuk meraih kesuksesan dan membuktikan semua itu dengan action yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Rupa-rupanya Prof. Dr. H. Agustitin Setyobudi, MM, Ph.D mendirikan Yayasan Pendidikan Acprilesma memiliki tujuan yang sangat mulia bila dikaji maknanya secara terperinci dan mendalam yang sudah dijadikan kurikulum di lingkungan Yayasan Pendidikan Acprilesma semenjak Profesor masih hidup hingga saat ini yang diketuai langsung oleh salah seorang putra beliau yaitu dr. Satria Ghaibi Saputra, S.Ap, M.Si.
Semoga dengan keberadaan Yayasan Pendidikan Acprilesma dapat terus memberikan sumbangsih yang positif dan maksimal khususnya yang terkait dengan pendidikan bagi generasi masa depan untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia tercinta. (Mar/Red)
Jakarta, 18 Safar 1447 H/13 Agustus 2025 M




