Hallo sobat, tahukah anda anak-anak di zaman sekarang lebih senang untuk menonton film di hp. Tetapi kita harus bijak mencari tontonan yang baik untuk anak-anak, supaya anak tidak menonton film yang negatif.
Tontonan yang sesuai untuk anak bisa memberikan pengetahuan yang membangun karakter dan pribadi yang baik. Apa yang ditonton oleh anak seengaknya disampaikan secara kreatif supaya edukasi terserap tanpa memengaruhi negatif.
Berikut adalah cara mengontrol tontonan baik untuk anak-anak :
1. Pertimbangkan durasi
Anak usia empat tahun punya rasa ingin tahu yang tinggi. Pada usia tersebut, ia akan lebih aktif dan sulit berdiam diri. Nah, mengingat kondisi tersebut, atur durasi yang tidak terlalu lama untuk menikmati tontonan dari televisi maupun gawai.
Hal tersebut perlu dilakukan agar pengetahuan menyeluruh termasuk membangun kemampuan kognitif dan motorik tetap imbang. Untuk anak yang berusia di bawah 18 bulan, menurut psikolog anak Saskhya Aulia Prima tidak disarankan untuk mengganti komunikasi dua arah dengan orangtuanya.
2. Pilih tontonan yang mengasah daya kreativitas anak
Sebelum memperbolehkan atau memberi kesempatan kepada anak untuk menonton tayangan televisi, baiknya orang tua melakukan riset terlebih dahulu. Sebisa mungkin, dampingi anak saat menonton tayangan. Pilih konten yang berkualitas terlebih mengasah daya kreativitas anak.
3. Pilih tontonan yang beri efek positif
Misalnya tontonan bertema kemanusiaan dan lingkungan bisa memberikan dampak positif pada anak. Dengan memberikan tontonan yang bisa ‘membangun’ karakter anak, maka orang tua bisa memanfaatkannya sebagai media tambahan untuk pembelajaran.
Selain mendapatkan mata pelajaran di sekolah, anak juga membutuhkan hiburan. Nah, orang tua boleh memilih tontonan televisi sebagai hiburan yang bermuatan positif.
4. Tontonan yang membuka wawasan
Banyak sekali pilihan tayangan televisi berbayar yang bisa membuka wawasan anak. Bentuknya bisa discovery atau film animasi. Yang pasti, orang tua perlu menyortir mana tontonan yang membuat anak semakin kreatif dan mana yang tak mengandung konten positif.
5. Didampingi
Tayangan televisi yang bermutu menyokong perkembangan anak. Berdasarkan studi, menonton acara televisi dan media lainnya bersama orang tua bisa membuat anak semakin kaya kosakatanya.
Dengan dibersamai atau didampingi, anak juga akan merasa lebih dekat dengan orang tuanya. Orang tua juga bisa mengidentifikasi serta mengenali minat dan bakat anak lewat bercengkerama bersama.
Untuk itu pilihlah tontonan yang positif untuk anak-anak, agar anak bisa mengasah fikiran dengan baik dan jangan sampai salah memberikan tontonan kepada anak-anak.
(Red/Rihanni).


