5 Cara Unik dan Asyik Untuk Menjauhkan Candu Game Pada Anak Masa Kini

banner post atas

Game tidaklah buruk asalkan game itu dimainkan sesuai rentang usia anak, yang perlu orangtua lakukan adalah mengawasi dan mengarahkan.

Berikut hal yang perlu kita lakukan untuk mengatasi kecanduan adalah :

  1. Memberikan Batasan Waktu..

Berikan gadgetnya hanya setelah mereka menyelesaikan tugas dari sekolah. Aturan pertama harus didiskusikan terlebih dahulu dengan anak. Kesalahan orang tua biasanaya memaksa anak melakukan ini dan itu, tanpa bertanya pada mereka.

Iklan
  1. Mengalihkan Perhatian Anak

Mungkin Parent Pinters sedikit sedih melihat anak yang sehari-hari sibuk dengan gawai di tangannya sehingga jadi malas bermain bersama teman-temannya. Nah, cobalah di sini sebagai orang tua Anda mengambil peran dengan membuat sesuatu hal yang dapat mengalihkan perhatian anak pada perangkat layar bergeraknya.

Misalnya dengan membuat kegiatan menyenangkan di luar rumah, bermain, berkebun, berolahraga bersama dan sejenisnya. Aktivitas yang melibatkan anggota keluarga di luar ruangan akan membuat anak sedikit bisa melupakan gawainya. Ajak anak beraktivitas seru, berhenti sejenak dari ponselnya.

  1. Batasi Akses Penggunaan.

Jangan membiarkan anak bisa mengakses semua menu dan fitur yang ada di gawai. Misal untuk media sosial, batasi penggunaannya yang menurut Parent Pinters paling aman untuk si kecil. Jika ingin bermain game, pilihkan jenis game yang aman dan edukatif. Batasi akses play store yang memungkinkan anak mengundung aplikasi apa saja, buat kesepakatan dengan anak.

Tujuan pembatasan ini agar anak tidak semakin larut dalam aktivitas dunia mayanya. Semakin anak menemukan hal baru, maka akan semakin asyik dalam permainan gawai. Selain itu, cara ini juga untuk mencegah efek buruk pornografi pada gadget.

4.     Sediakan Permainan Alternatif.

Saat ini banyak Parent Pinters yang memberikan gawai pada anak sebagai mainan, padahal masih banyak mainan edukatif yang lebih bermanfaat dan sesuai dengan usia perkembangan anak.

BACA JUGA  Mendikbud Tetapkan Empat Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar”

Sebagai alternatif jika Anda tak ingin anak terus menerus kecanduan gawai, carilah jenis permainan menarik yang edukatif dan membuat anak tertarik.

Saat ini ada banyak jenis mainan edukatif di pasaran. Pilih jenis mainan yang juga bisa membuat anak fokus dengan mainan tersebut, membuat anak berkreasi membuat sesuatu sehingga ia tidak cepat bosan saat menggunakannya.

5.     Orang Tua Mampu Memberi Contoh yang Baik.

Tahukah Parent Pinters semua bahwa anak akan lebih mudah meniru apa yang dilihat dibandingkan apa yang didengar. Inilah mengapa contoh orang tua dalam penggunaan gawai sangat penting. Kebutuhan aktivitas kerja, bisnis atau hanya sekadar berhibur terkadang membuat banyak orang tua abai akan hal ini.

Anda mengatakan jangan bermain gadget, stop dan matikan ponsel pintar, tetapi orang tua sendiri masih terus menggunakannya. Buatlah waktu satu jam tanpa gawai untuk seluruh anggota keluarga.

Temukan kembali kebersamaan yang hilang antara orang tua dan anak. Cara ini akan membuat anak lebih senang dan merasa diperlakukan adil.