40 Mutiara Hikmah Maulana Syaikh Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Al-masyhuur

40 Mutiara Hikmah Maulana Syaikh Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Al-masyhuur

 

Oleh: H. Muslihan Habib Al-Ma`hady

  1. Bacalah Basmalah (Bismillaahirrahmaanirrahiim) dalam memulai sesuatu, karena basmalah itu sebagai cara kita minta izin kepada Allah Swt dalam menggunakan nikmat (anugerah-Nya).
  2. Jangan kosongkan detik-detik hidupmu dengan ibadah atau amal shalih dan ingatlah waktumu  saat sekarang ini, tidaklah sama dengan besok.
  3. Zaman sekarang zaman munkarot, Perlu banyak membaca Shalawat, membaca Qur`an dzikir dan taubat, mengingat Tuhan setiap saat.
  4. Ayo hai saudara, ayo hai saudari. Tuntutlah ilmu setiap hari. Jangan bermegah kesana kemari, agar selamat belakang hari. Rajin berguru pada ahlinya.
  5. Waktu demi waktu dari kehidupanmu adalah untuk ibadah, maka janganlah biarkan hari-harimu berlalu tanpa beribadah.
  6. Hidupkan iman hidupkan taqwa, Agar hiduplah semua jiwa, Cinta teguh pada agama, Cinta kokoh pada negara.
  7. Tiga kunci keselamatan dunia akhirat, yaitu Yaqin, ikhlas dan Istiqamah, sebagiamana makna yang terkandung dalam Surat al-Faatihah.
  8. Ketahuilah, wahai saudaraku. Kita Sekarang ini hidup di zaman fitnah, sehingga hal yang baik, bukanlah baik.
  9. Manusia ikhlas ada tandanya, Tetap berjuang dengan setia, Dimana saja mereka berada, Tidak tergantung jadi pemuka.
  10. Corak perbuatanmu itu sesuai dengan niatmu. Jika niatmu merah, maka perbuatanmu merah juga
  11. Iman adalah Pokok dari segala yang pokok dan buah dari yang pokok itu adalah Taqwa.
  12. Jika kamu hidup tidak mempertahankan Iman dan Taqwa, maka sama halnya kamu hidup menyiarkan kejahatanmu.
  13. Bila nanda mencari muka. Jangan mencari di manusia. Tetapi carilah di rabbal baraya, dengan iman dan taqwa.
  14. Hiduplah seperti Pohon Pinang dan jangan hidup seperti Pohon Pakis.
  15. Iman Islam Ihsan bertiga. Harus dibela bersama-sama. Selama roh dikandung rangka. Karena ialah Rukun Agama.
  16.  Sesuatu ada pupuknya. Pupuknya ilmu itu adalah dzikir dan do`a.
  17.  Kalau anakku ingin mendapat. Ilmu yang berguna yang bermanfaat. Ibu, bapakmu dan gurumu ingat. Wajib dihormat wajib ditaat. 
  18.  Jangan hilangkan keberkahan Ilmu, karena keberkahan ilmu itu ibarat getah (lem) yang melekatkan ilmu.
  19.  Tuntutlah ilmu sebanyak mungkin. Sampai mendapat gelar muflihin. Gelar dunia perlu dijalin. Dengan ajaran Rabbul`alamin.
  20.  Siapa yang tidak memahami sejarah, maka orang itu adalah orang mati atau bodoh.
  21.  Orang yang alim, jika meremehkan gurunya, jangan dianggap `alim (pinter), karena orang yang alim itu harus bersifat dan mengamalkan sifat-sifat rasul, yaitu; Siddiq, tabligh, Amanah dan Fathanah.
  22.   Bagaimanapun alimnya seseorang, jika makan barang haram, maka jangan harap beruntung, karena makanan haram itu adalah api.
  23.  Jagalah pergaulan. Kalau kamu bergaul, maka pilihlah orang yang jujur dan polos.
  24.  Syariat itu bagaikan sebuah sampan (perahu) ataupun kapal laut yang berlayar ditengah samudera yang luas yang dapat memiliki peran sebagai sarana untuk mencapai suatu tujuan. Sementara Tarekat  itu adalah bagaikan lautan itu sendiri yang berfungsi sebagai jalan yang dilalui dan Hakikat itu adalah bagaikan mutiara yang sangat berharga. 
  25. Orang yang menipu orang lain, maka ia telah menggadaikan dirinya dengan api neraka.
  26.  Sikap kita dalam berorganisasi, seperti sikap seorang makmum terhadap imamnya dalam Shalat
  27.  Tiga hal untuk melihat ketinggian jiwa seseorang, yaitu; jika berhadiah, berhadiah dengan yang berharga, jika mengutus seorang utusan, maka utusannya tidak sembarangan dan jika menulis surat, maka ia menulisnya dengan rapi dan bersih. 
  28.  Jangan meremehkan teman sekalipun mereka lebih bodoh darimu, karena kita tidak mengetahui hikmat Tuhan untuknya.
  29.  Mencela seseorang, sama halnya mencela Tuhanmu, karena pada hakekatnya segala sesuatu berasal dari Tuhan.
  30.  Ingatlah kita akan kembali. Menghadap Tuhan Ilahi rabbi. Untuk melapor amal sendiri. Semua makhluk menjadi saksi.
  31.  Seseorang yang memakan makanan haram, maka ia telah menggadaikan dirinya ke neraka.
  32.  Keberkahan ilmu seseorang adalah puncak dari ilmu yang kita tuntut dan cari.
  33.  Belajarlah…!, karena kebodohan itu juga termasuk makshiat atau dosa. 
  34.  Seseorang yang merasa bosan mendengar suatu topik ilmu, karena sering mendengarnya, maka ia bukanlah ahli ilmu.
  35.  Jangan menghina orang lain dan jangan pula kamu dipermainkan atau dihina orang lain.
  36.  Istiqamahlah, agar kamu mendapatkan keistimewaan dari Allah SWT.
  37.  Orang yang berilmu, tapi ia dengki, maka perbuatannya lebih buruk dari perbuatan setan.
  38.  Istiqamahlah dalam kebaikan dan janganlah kamu membanggakan kekakayaan dan kecerdasanmu saja.
  39.  Cintalah seseorang karena Allah dan Bencilah pula karena Allah.
  40.  Menghidupkan sejarah itu sangat penting. Orang yang baik adalah orang yang menghidupkan sejarah. 

 

BACA JUGA  ADA 8 MODEL LELAH YANG DISUKAI ALLAH

Baca Selanjutnya

BACA JUGA  SPN Polda NTB Launching Aplikasi E.SPNTB

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA