WAWANCARA KHUSUS DENGAN DIREKTUR AKADEMIK YAYASAN PENDIDIKAN ACPRILESMA TENTANG SOSOK PEMBINA MEDIA SINAR5NEWS.COM, PROF. DR. H. AGUSTITIN SETYOBUDI, MM

banner post atas

Saya dari salah seorang kru media online Sinar5News.com memohon kepada ibu Prima Sagita Setyowati, SE, M.Si selaku direktur Akademik Yayasan Pendidikan Acprilesma dapat menyediakan waktu untuk wawancara 

  1. Perlu diketahui bahwa Al Marhum Prof. Dr. H. Agustitin Setyobudi, MM adalah salah seorang dewan Pembina/penasehat dari media Sinar5News.com. Selama hayat beliau banyak sekali karya dalam bentuk tulisan yang telah di publikasikan di media ini. Apa tanggapan ibu selaku seorang direktur Akademik Yayasan Pendidikan Acprilesma dan sekaligus sebagai salah seorang putri tertua dari beliau?

Saya sangat senang dan bersyukur Professor dipercaya sebagai salah seorang Pembina/penasehat di media online SinarLIMA (Sinar5News.com). Bila kita melihat tulisan-tulisan beliau sangat menggugah dan memotivasi para pembaca, wabilkhusus saya pribadi beserta keluarga besar, karena tulisan-tulisan tersebut berisi makna-makna penting untuk peningkatan kualitas hidup di dunia yang fana’ ini.

Saya sebagai salah seorang putrinya melihat beliau sebagai seorang ayah betul-betul menjadi panutan bagi putra-putrinya, karena beliau itu lebih banyak memberikan contoh kebaikan dari pada nasehat. Kebaikan-kebaikan yang dicontohkan itu menjadi acuan dan pedoman kami sebagai putra-putrinya, salah satu contoh kebaikan beliau adalah kedisiplinan dan keuletan yang luar biasa dalam mengerjakan segala sesuatu yang berkaitan dengan pekerjaan seperti pekerjaan rumah atau pekerjaan kantor dimana beliau bertugas. Salah satu keberhasilan yang beliau tunjukkan ketika memimpin KKGJ (Koperasi Keluarga Guru Jakarta), yang awalnya KKGJ hampir tenggelam, bisa diselamatkan dan dibangkitkan lagi kiprahnya, sehingga KKGJ menjadi sangat maju pada saat itu dan sampai sekarang terus berkembang dengan berbagai pencapaian yang mengagumkan.

Iklan

Di Yayasan Pendidikan Acprilesmapun beliau menunjukkan kepiawainnya dalam mengelola pendidikan, sehingga dapat mendirikan sekolah dengan lengkap mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Untuk diketahui bahwa perguruan tinggi waktu itu dari diploma sampai pasca sarjana menunjukkan betapa majunya yang ditandai dengan banyaknya mahasiswa yang belajar dari berbagai level yang ada. Bahkan membuka cabang perguruan tinggi di beberapa tempat di luar Jakarta.

Di masyarakatpun beliau sangat aktif membantu masyarakat tanpa pandang bulu. Saking aktifnya di masyarakat sampai-sampai beliau dipercaya menjabat sebagai ketua RW 04 Rawa Jaya selama puluhan tahun. Andaikata beliau tidak mengundurkan diri, masyarakat menginginkan menjadi ketua RW seumur hidup. Beliau banyak sekali membantu orang-orang tidak mampu baik dikalangan dhu’afa maupun anak yatim untuk dapat sekolah di Yayasan Pendidikan Acprilesma dengan memberikan beasiswa. Prinsipnya adalah kalau bisa dipermudah, mengapa harus dipersulit. Dan inilah kebaikan-kebaikan yang beliau tinggalkan kepada kami. Saya pribadi, seluruh keluarga dan orang-orang yang masih aktif terlibat berjuang mendidik putra putri anak bangsa di Yayasan Acprilesma akan berusaha meneruskan kebaikan-kebaikan yang beliau tinggalkan di yayasan ini.

  1. Apa saja hal-hal baik yang sering dipesankan professor kepada ibu dan semua pimpinan, guru dan karyawan di yayasan Pendidikan Acprilesma baik ketika dalam suatu rapat atau kegiatan lainnya?

Sebagai seorang ayah, profesor jarang memberikan pesan/nasehat. Yang banyak dilakukan adalah memberi contoh, karena beliau prinsipnya adalah lebih baik banyak bekerja daripada berbicara. Paling nasehat yang pernah disampaikan kepada kami agar  terus semangat dalam belajar dengan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan senantiasa hidup itu terus maju dalam berbagai bidang yang kami geluti. Kalau kepada para pimpinan, guru dan karyawan yang ada di Yayasan Pendidikan Acprilesma beliau banyak berpesan yang dituangkan dalam bentuk lagu-lagu dan prosa yang lumayan banyak. Semua lagu dan prosa itu berisi tentang bagaimana menjalani hidup yang baik sesuai dengan ajaran Islam dan ini menjadi kekuatan sebagai suatu magnit yang besar manfaatnya bila kita merenungi makna-makna yang terkandung di dalamnya.  

  1. Sebagai guru besar, tentu professor banyak sekali berkiprah untuk bangsa dan Negara Indonesia tercinta terutama di bidang pendidikan. Apa saja bentuk kiprah beliau yang sangat nyata dan dapat dirasakan hingga saat ini?
BACA JUGA  Patroli PPKM Masih Dapati Warga Tanpa Masker

Kalau di bidang pendidikan beliau mendirikan sekolah dari jenjang sekolah TK, SD, SMA sampai perguruan tinggi dengan berbagai jurusan yang bervariasi. Beliau juga mendirikan Pondok Pesantren dengan asramanya. Semua institusi pendidikan yang dibangun ini landasan kurikulum yang utama adalah sesuai dengan ajaran Al Quran dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

  1. Saya melihat professor dalam keluarga berhasil mendidik putra dan putrinya sehingga mereka bisa mandiri dan berhasil apa yang dicita-citakan. Boleh diceritakan apa kiat-kiat beliau dalam mendidik keluarga sehingga putra putrinya terbentuk kemandiriannya?

Professor sama sekali tidak pernah memanjakan kami, kalau mau dapat uang ya mesti bekerja. Saya dipercaya menjadi direktur Akademik di Yayasan Pendidikan Acprilesma ini dan mendapat gaji, itu karena saya bekerja. Dan professor sendiri tidak pernah memberikan saya uang bulanan, kecuali bentuknya bonus/THR yang sifatnya sesekali.

  1. Professor Agustitin disamping seorang ekonom, pendidik dan budayawan, juga banyak mengarang buku dan lagu-lagu yang sarat dengan makna bagi kehidupan di dunia dan akhirat. Bagaimana memaknai lagu-lagu tersebut sehingga kita menjadi manusia yang aktif, inovatif dan produktif dalam bidang yang kita geluti?

Secara umum semua lagu prof itu memotivasi kita agar menjadi manusia yang senantiasa aktif, inovatif dan produktif sesuai bidang kita masing-masing. Salah satu karya yang sangat menyentuh dan besar maknanya bagi kemajuan penididikan di Acprilesma adalah lagu Hymne dan Mars Acprilesma. Pada lagu Hymne Acprilesma misalnya terlihat sekali dalam mendidik itu visi misinya mesti selaras dengan Al Quran dan hadis Nabi. Kita harus mensucikan pandangan, pikiran, perbuatan dan perkataan dari segala noda dosa yang dapat menghambat kemajuan dalam dunia pendidikan. Semua ini kita lakukan agar Allah meridhai seluruh ikhtiar kita. Dengan ridha Allah itu kita ingin menunjukkan karya nyata yang gemilang demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia tercinta.

  1. Selama mengadakan pelatihan multiple intellegence selama tiga hari khusus untuk seluruh guru TK, SD, SMP dan SMK Laboratorium Jakarta, apakah ada kaitannya dengan lagu Hymne Acprilesama yang dikarang professor. Dan bagaimana mengimplementasikan lagu hymne tersebut untuk mensukseskan pengajaran dalam bentuk multiple intellegence?

Kalau melihat kaitannya sangat berkaitan dengan lagu Hymne Acprilesma, dimana terdapat kalimat “berpacu dalam waktu, untuk menggali suatu ilmu, guna mengukir karya nyata”. Jadi kita dalam hidup itu mesti terus belajar, muridnya belajar, gurunyapun harus belajar. Kemudian untuk mengukir karya nyata, jika dikaitkan dengan multiple intellegence, seseorang bisa menghasilkan suatu karya bila informasi yang diserap itu masuk dari batang otak lalu disalurkan ke limbic system dan bertahan informasi tersebut bertahun-tahun. Nah, untuk menjadi suatu karya tidak bisa hanya bertahan di limbic system saja, mesti disalurkan lagi ke neocortex kalau orang Indonesia menyebutnya kulit otak. Barulah di neocortex itu dapat menghasilkan suatu karya nyata yang sangat bermanfaat untuk umat. Seperti professor Agustitin karyanya banyak mulai dari karya verbal linguistic seperti buku-buku, lirik-lirik lagu dan banyak menulis di media online dan cetak. Dari segi musical beliau membuat lagu-lagu yang ada maknanya dan berkaitan dengan multiple intelligence yang kita akan kembangkan di Yayasan Pendidikan Acprilesma.

  1. Tolong gambarkan sekilas bagaimana menerapkan system pengajaran dengan menggunakan multiple intellegence, sehingga anak-anak terbangun semua kecerdasannya?
BACA JUGA  Selamat Hari Bahasa Ibu

Mutlitple intelligence itu pertama kali digagas oleh Howard Gardner. Sebelumnya kita mengenal bahwa untuk mengukur kecerdasan seorang anak itu dilihat dari IQ nya berapa jumlahnya. Sekarang ini dengan dikembangkannya multiple intelligence itu tidak perlu lagi mengukur kecerdasan anak itu berdasarkan tingkat IQ nya. Dalam multiple intelligence itu banyak sekali kecerdasan yang mesti dibangun seperti kecerdasan musikal, naturalis, linguistik, interpersonal, intrapersonal, visual spasial, logika matematika, kinestetik, dan kecerdasan moral.

Direktur Akademik Yayasan Pendidikan Acprilesma Ibu Prima Sagita Setyowati, SE, M.Si dengan cerdas menjawab pertanyaan dari kru media SinarLIMA

Di Yayasan Pendidikan Acprilesma penggunaan multiple intelegence ini in sya Allah mulai diterapkan tahun 2021/2022. Tujuannya agar anak itu mampu membangkitkan berbagai kecerdasannya sesuai kecendrungan hati/jiwa yang dimiliki. Dan inilah yang paling relevan untuk membuat setiap anak dapat belajar dengan senang, gembira dan bahagia, karena dapat disalurkan berbagai potensi kecerdasan yang ada pada diri mereka.

  1. Apa harapan ibu direktur agar pengajaran dalam bentuk multiple intellegence ini dapat terlaksana dengan baik di sekolah Laboratorium Jakarta?

Harapan kedepannya nanti multiple intelegence itu menjadi dasar stratergi pembelajaran kita. Usahanya diantaranya pertama. memberikan edukasi ke guru-guru mulai dari unit terbawah yaitu TK sampai guru-guru SMK dengan memberikan pelatihan tentang multiple intelligence yaitu bagaimana menerapkan pembelajaran dengan menggunakan metode multiple intelligence baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Kedua, setiap guru diberikan pelatiahan membuat RPP (lasson plan), agar tercapai materi pembelajaran dengan baik sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan. Ketiga, setiap guru diharapakan membuat modul pembelajaran untuk menumbuhkan kreativitas guru dan memudahkan untuk penerapan multiple intelligence, sehingga tercapai hasil yang maksimal. Keempat, setiap guru akan diberikan raport sebagai penilaian, apakah sudah menerapkan pembelajaran dengan menggunakan multiple intelligence atau belum. Jika belum, akan diberikan bimbingan dan pelatihan secara intensif agar tercapai seperti yang diharapkan.

Sebagaimana yang pernah saya sampaikan dalam setiap pelatihan bahwa pada tahun ini Yayasan Pendidikan Acprilesma akan menjalankan system akademik dengan dua target yaitu menerapkan 18 akhlak mulia dalam setiap mata pelajaran dan pembelajaran dilaksanakan berbasis multiple intellege. Tujuannya agar anak-anak belajar dalam kondisi menyenangkan, tidak mudah bosan dan tumbuh berbagai kreatifitas yang menghasilkan karya nyata. (Mar)

Bekasi, 7 Sya’ban 1442 H/20 Maret 2021 M