Wakil Presiden Tinjau Langsung Korban Banjir di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Gabus, Bekasi
Bekasi, Sinar5news.com — Wakil Presiden Republik Indonesia ke-14, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung korban banjir yang mengungsi di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Gabus, Kabupaten Bekasi, pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kunjungan tersebut dilakukan menyusul banjir besar yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya pada Ahad (18/1/2026).
Wilayah Kampung Gabus yang meliputi Desa Srimukti dan Desa Srijaya menjadi salah satu titik terparah terdampak banjir. Ratusan warga dari dua desa tersebut terpaksa mengungsi akibat rumah mereka terendam air. Proses evakuasi dilakukan dengan koordinasi ketua RT dan RW setempat, dengan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Gabus dijadikan sebagai pusat pengungsian.
Pondok pesantren tersebut setiap tahun memang kerap menjadi lokasi pengungsian saat banjir melanda. Selain mampu menampung ratusan pengungsi, bangunan masjid di lingkungan pesantren yang didesain lebih tinggi juga berhasil terselamatkan dari genangan banjir yang cukup besar.

Kedatangan Wakil Presiden disambut langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Gabus, Drs. KH. Muhammad Suhaidi, SQ. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran dan perhatian Wakil Presiden kepada masyarakat Gabus yang terdampak banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan dan perhatian Bapak Wakil Presiden kepada masyarakat Gabus, khususnya warga Desa Srimukti dan Desa Srijaya yang saat ini sedang mengalami musibah banjir,” ujar KH. Muhammad Suhaidi.

Dalam kunjungannya, Wakil Presiden Gibran tampak menyapa para pengungsi secara langsung, menanyakan kondisi mereka, serta memberikan doa dan penguatan agar tetap sabar dan tabah menghadapi musibah. Pemerintah juga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok untuk membantu meringankan beban para pengungsi selama berada di lokasi pengungsian.
Turut hadir dan mendampingi Wakil Presiden dalam kunjungan tersebut unsur pemerintah daerah, mulai dari ketua RT dan RW, aparat desa, camat beserta staf, hingga perwakilan dari Bupati Kabupaten Bekasi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan bencana.
Kunjungan Wakil Presiden ke Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Gabus diharapkan tidak hanya menjadi penguat moral bagi para korban banjir, tetapi juga mendorong lahirnya langkah-langkah strategis dan berkelanjutan dalam penanganan banjir yang hampir setiap tahun melanda wilayah Gabus dan Kabupaten Bekasi secara umum.
Laporan: Marolah Abu Akrom/Ust. Amrullah (Jurnalis media SinarLIMA)


