Wagub NTB : TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid Pahlawan Nasional Pendobrak Mindset Masyarakat Yang Tidak Kenal Pendidikan.

Foto : Wagub NTB. Dr.Ir.Hj.Sitti Rohmi Dalillah,M.Pd dan TGH.M.Yusuf Makmun Amied MDQH NW Pancor. Dimakam Pahlawan Nasional TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid.
banner post atas

Sinar5news.Com – Lombok Timur – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat(NTB) Dr.Ir.Hj.Sitti Rohmi Djalillah,M.Pd,  bersama Jajaran Forkopimda dan Kepala OPD NTB, melakukan Ziarah Makam ke Makam Pahlawan Nasional Asal Lombok NTB, TGKH.Muhmmad Zainuddin  Majid, sebagai rangkaian dari memperingati Hari Pahlawan Ke 75 di Kota Pancor Kabupaten Lombok Timur. Selasa (10/11/2020).

Foto : Dr.Ir.Hj.Sitti Rohmi Djalillah,M.Pd Wakil Gubernur NTB.

Tuan Guru Kiyai Haji(TGKH) Muhammad Zainuddin Abdul Majid, ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dengan SK.Presiden Nomor. 115/TK/2017 tentang Penganugerahan Pahlawan Nasional sebagai penghargaan dan Penghormatan tertinggi atas jasa-jasanya yang luar biasa pada masa hidupnya dalam memimpin, melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan Politik atau Perjuangan dengan tindakan lain, untuk mencapai,merebut,memperjuangkan dan mengisi Kemerdekaan serta mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Wakil Gubernur NTB yang juga merupakan Cucu dari Pahlawan Nasional TGKH.M.Zainuddin Abdul Majid, berharap agar semua anak Bangsa dapat meneladani perjuangan beliau dimasa hidupnya yang memang jauh lebih sulit kehidupannya dibandingkan dengan masa-masa sekarang.

Iklan
Foto : Wagub NTB Letakkan Karangan Bunga di Makam Maulanasyaikh/Pahlawan Nasional.

Ia juga mengaharapkan kepada kita semua untuk pandai-pandai mensyukuri nikmat yang diberikan Allah  SWT kepada kita semua, dengan mengisi Kemerdekaan ini dengan jiwa juang yang tidak kalah dan mengisi Kemerdekaan sesuai dengan kapasitas kita masing-masing.

“ Hal yang paling simple aja untuk saat ini adalah bagaimana kita bekerjasama semua pihak bersinergi menghadapi Pandemi Covid-19,menegakkan protocol Covid, saling mengingatkan satu sama lain, menghindari yang namanya Hoax ,jangan percaya Hoax, jangan mudah terpropokasi tetapi ikuti anjuran Pemerintah,dalam menaati protocol kesehatan sesuai dengan kapasitas kita masing-masing,” ungkap Ummi Rohmi panggilan akrab Wagub NTB itu.

Ummi Rohmi juga menambahkan  setiap kegiatan yang baik harus dijalankan dengan cara yang baik, dalam kehidupan kita saat ini kita dapat mengikuti Ajaran yang diwariskan oleh Almagfurulla(Panggilan TGKH.M.Zainuddin Abdul Majis) dimana dalam menjalani kehidupan ini harus dijalankan dengan yakin,Ikhlas,Jujur,Sabar dan Istiqomah.

BACA JUGA  Pimpinan Ponpes Nurulhakim dan Al Islahuddin Kediri Sambut Baik Silaturrahmi Kapolda NTB

“Almagfurullah mengajarkan bahwa untuk setiap kegiatan yang baik harus dilakukan dengan cara yang baik,mengajarkan hidup itu dijalani dengan Yakin,ikhlas,Jujur,Sabar dan Istiqomah. Kalau kita pegang saja prinsip itu InsyaAllah, Allah akan memudahkan jalan kita baik disaat lapang maupun  disaat sulit,” kata Wagub.

Nilai-nilai juang yang ditanamkan Almagfurullah TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid sebagai Pahlawan Nasional adalah jiwa juang dalam segala hal, baik jiwa juang dalam beribadah maupun bekerja. Karena apapun yang dilakukan harus dilakukan secara totalitas dengan melakukan hal yang terbaik selalu.

“Kita menempuh pendidikan lakukan dengan yang terbaik,kita bekerja beri yang terbaik, dengan tetap pada prinsip Yakin,Ikhlas,Jujur,Sabar dan Istiqomah,” ujarnya.

Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalillah mengaku terharu dalam acara peringatan Hari Pahlawan ini, karena mengingat beliau adalah kakeknya dan juga ingat dengan perjuangan beliau.

“Ya saya terharu    karena saya ingat kakek saya, dan terharu karena ingat perjuangan beliau diwaktu dulu, karena apa yang kita alami sekarang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang dialami oleh beliau dulu. Saat Lombok ini masih buta dengan pendidikan beliau datang mendobrak pemahaman atau mainset masyarakat yang tidak kenal dengan pendidikan,beliau lawan semuanya itu. Walaupun ganjarannya beliau dikucilkan,dihina. Tetapi beliau tetap berjuang untuk masyarakat dalam pilar Pendidikan,Sosial dan Da’wah,” Pungkasnya. (Bul)