Usulan Nama Kapolri

banner post atas

Sinar5news.com- Diskusi kamisan dan Refleksi Awal Tahun 2021 yang diselenggarakan Forum Kebangsaan dengan Gerakan Bersatu Nusantara dan bersama kawan- kawan aktivis lintas generasi serta seluruh kampus di Indonesia melalui offline dan online. Dengan Tema “Suksesi Kepemimpinan di Tubuh Kepolisian dan Optimalisasi Pelayanan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat”. 7/1/21.

Menurut Ketua Umum GBN, Zahwan Taufiq meminta Presiden untuk memperpanjang Masa Jabatan Jenderal Pol. Idham Azis sebagai Kapolri selama 1 tahun ke depan, karena beliau cukup layak untuk dipertahankan dan memiliki kemampuan yang sudah teruji. Jika Presiden Jokowi tidak berkenan untuk memperpanjang masa jabatan Kapolri, maka Gerakan Bersatu Nusantara mengusulkan 5 nama untuk dipilih menjadi Kapolri antara lain :

1. Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo
2. Komjen. Pol. Boy Rafli Amar
3. Komjen. Pol. Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono
4. Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto,
5. Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto,

Iklan

Sementara Dir.Bidang Kelembagaan dan Kerjasama Forum Kebangsaan Hamdan berpandangan lain.” Bahwa Presiden memiliki hak otonom prerogatif memilih dan mengangkat siapapun yang menjadi pembantu beliau. Tentu dengan kualifikasi syarat Yang sangat ketat. Disamping syarat akademis tentu pengalaman dan integritas harus mempuni, lurus, visioner mementingkan keselamatan dan kepentingan negara harus menjadi prioritas utama. Karenanya calon Kapolri harus bebas dari unsur politik dan partai manapun. Tegas memberantas mafia percaloan, harus betul betul menjadi pengayom dan penjaga keamanan warga bangsa tidak berpihak selain pada negara”.

Catatan yang mengemuka dalam diskusi juga perlunya Presiden membenahi semua aparatur sipil lainnya yang masuk dalam lingkungan ASN agar tingkat pelayanan publik lebih diutamakan transparansi, serta penggunaan anggaran harus dipublikasikan agar rakyat dapat mengontrol penggunaannya sebagai langkah pencegahan semisal dana desa dst.

BACA JUGA  Membangkitkan  Semangat  Ber NW oleh : Muh. Burhanuddin Bin Abu Irfan

Tanpa mengikut sertakan control sosial rakyat bawah. maka, penyalahgunaan anggaran akan tetap terjadi. Peran serta masyarakat umum dan lembaga -lembaga sosial lainnya harus ikut dilibatkan pemerintah.

Upaya menjaga keberlangsungan pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia maju yang dicita citakan bersama. Semua komponen bangsa harus saling menjaga dan bekerjasama. Bergotong royong menjaga Pancasila NKRI harga mati. Demikian forum diskusi ditutup dengan bersama menaynyikan lagu kebangsaan Indonesia raya. Ditutup dengan doa agar bangsa kita ke depan selalu dalam damai sejahtera lahir bathin. (Red)