Sinar5news.Com – Lombok Timur – Perkembangan pariwisata di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) terus menunjukkan progres. Berbagai potensi terus dikembang. Pulau Lombok yang dikenal dengan julukan Pulau seribu Masjid, telah menyandang gelar Destinasi Halal Tourism atau Pariwisata halal yang diinisiasi oleh mantan Gubernur NTB, dua periode TGB.Dr.TGH.Muhammad Zainul Madji,MA.

Kepedulian lembaga atau masyarakat dalam upaya pengembangan Pariwisata di Lombok Timur cukup tinggi, terutama dalam upaya menyambut Even MotoGP 2021,yang diestimasi akan menyedot pengunjung hingga 160 ribu orang. Kali ini gagasan muncul dari kalangan akademisi (Universitas Hamzanwadi-red) untuk mengembangkan wisata religi Makam Pahlawan Nasional TGKH M Zainuddin Abdul Madjid Pancor.
Guna pengembangannya lebih maksimal, tim akademisi Universitas Hamzanwadi melakukan silaturrohmi ke Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy untuk menyampaikan rencana launching Program Wisata Religi Makam Pahlawan Nasional.
“Launching direncanakan pada hari Kamis 28 Januari 2021, pukul 10.00 di komplek makam beliau di Pancor Bermi,” ungkap Direktur Kerja Sama dan Humas Universitas Hamzanwadi Dr. Muhammad Halqi dalam rilisnya, Jumat (22/01/2021).
Dr.M.Halki juga menambahkan, launching merupakan rangkaian kegiatan tim setelah bekerja sejak akhir tahun 2019. Sosialisasi program telah disampaikan kepada berbagai kalangan seperti Forum Kepala Sekolah dan Madrasah serta Perguruan Tinggi di lingkup YPH PPD NW Pancor.
“Selain di internal, kami juga melakukan sosialisasi kepada pihak Kelurahan Pancor, kepala lingkungan, organisasi perangkat daerah terkait di Lombok Timur. Ikhtiar ini masih terus kami dilakukan ke seluruh masyarakat secara luas,” papar Halqi.
Untuk mendukung kesuksesan program, melalui Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi telah melaksanakan pelatihan guide dan interpreter (penterjemah-red) untuk petugas di area makam.
“Melalui Pusat Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi, kami juga akan melakukan kegiatan webinar tentang wisata religi, dan penyiapan buku saku untuk para penziarah,” ungkap doktor jebolan UNJ itu.
Ia berharap kepada semua elemen masyarakat untuk mendukung pengembang wisata religi Makam Pahlawan Nasional ini. “Mohon doa semoga ikhtiar ini bisa berjalan dengan baik, karena ikhtiar ini merupakan ikhtiar jangka panjang,” harapnya. (Bul).




