Sinar5news.com – waspada Sekumpulan ular kobra baru-baru ini ditemukan memasuki pekarangan rumah warga,peristiwa ini cukup meresahkan para warga,karna terjadi di banyak daerah salah satunya di perumahan royal citayem,kabupaten bogor,jawa barat,daerah lain yang juga terkena wabah “teror ular kobra” ini diantaranya: ciracas,jakarta timur;jember,jawa timur;sukoharjo,palur,jawa tengah;wonosari,yogyakarta.

*~Penjelasan*
Bisa ular ini kebanyakan bersifat Neurotoxin (merusak saraf) atau Hemotoxin (merusak sel darah) jenis-jenis ular kobra paling mematikan adalah ular mamba (Dendroaspis sp) dari Afrika, ular taipan (Oxyunarus sp) dari Australia,serta ular laut (Hydrophis sp) dari perairan pasifik barat namun ular ini hanya akan menyerang atau menggigit jika merasa terganggu atau kelaparan.
Ular kobra beracun mengandung mikrotoxin,cardiotoxin,neurotoxin,cytotoxin khusus di indonesia,kematian manusia banyak disebabkan oleh racun cardiotoxin dan neurotoxin.
*~penyebab teror kobra*
Awal musim penghujan adalah waktu menetasnya telur ular,fenomena ini wajar dan merupakan siklus alami,setelah menyebar anak kobra ini akan menyebar keseluruh ruangan.
Pada musim penghujan segerombolan ular ini menyebar dan mencari tempat lembab untuk bertelur dan berkembang biak,contohnya:tumpukan sampah,baju kotor,dan tempat lembab dan hangat lainya.
*~cara pencegahanya*
Peneliti Herpetologi dari LIPI, Amir Hamidy mengungkapkan, ada sebuah Kelompok Ilmiah Remaja yang membuat penelitian tentang hal ini. Para pelajar itu, mendekatkan bebauan ke ular yang dalam keadaan tenang.
Ada pengharum baju, kapur barus, dan sebuah tumbuhan yang berbau menyengat.
“Reaksi ular paling tinggi itu dengan kapur barus,” ujar Amir
Namun dari penelitian selama ini, lanjut dia, ular sangat tidak suka dengan minyak tanah, bensin dan pembersih lantai yang tidak alami.
“Oleh karena itu, ketika rajin mengepel pakai pembersih lantai yang menyengat, ular tidak suka ke rumah kita,” kata Amir.
Maka dihimbau kepada para pembaca dimanapun anda berada,untuk menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari berbagai kemungkinan buruk lainnya,seperti “teror kobra” ini.(diva)



