Sinar5mews.com – Dua minggu yang lalu, kami menempuh perjalanan kurang lebih dua jam menuju Kota Hujan, Bogor. Perjalanan tersebut bukan sekadar agenda biasa, melainkan sebuah silaturahmi yang telah lama direncanakan. Tujuan kami adalah bertemu dengan salah seorang sesepuh, putra Sasak, sekaligus pengusaha sukses yang akrab disapa Mamiq Gede.
Sambutan penuh kehangatan dan kekeluargaan sangat terasa ketika kami tiba di kediaman beliau. Dalam suasana santai namun sarat makna, beliau berbagi banyak hal- mulai dari pembahasan organisasi, hingga nasihat penting bagi para pemuda, khususnya anak-anak Lombok yang merantau ke Ibu kota. Salah satu poin yang beliau tekankan adalah pentingnya membangun jiwa kewirausahaan.
Menurut Mamiq Gede, hidup di kota itu bukanlah perkara yang mudah. Persaingan ketat menuntut setiap perantau untuk siap “bertarung” demi mendapatkan posisi yang layak. Namun, beliau mengingatkan bahwa latar belakang sebagai anak desa bukanlah alasan untuk merasa kecil. Justru di tanah rantauan, kita harus menunjukkan bahwa kita mampu bersaing, berkembang, dan meraih keberhasilan sebagaimana orang lain.
“Walaupun kita anak desa, ketika berada di perantauan tunjukkan bahwa kita juga bisa seperti mereka,” pesan beliau dengan penuh semangat. Keyakinan dan kerja keras, menurut beliau adalah kunci untuk menembus berbagai keterbatasan.
Tak hanya itu, beliau juga berpesan agar kegiatan-kegiatan positif seperti silaturahmi, mengunjungi senior, serta membangun kolaborasi harus terus dipertahankan. Relasi yang dibangun hari ini, kata beliau, kelak akan berbuah manfaat di masa depan. Apa yang mulai dirintis sekarang, dengan niat baik dan konsistensi, akan menjadi fondasi kuat untuk langkah-langkah berikutnya.
Penulis: Istariadi


