Keempat, banyaklah melihat orang-orang yang dalam kekurangan tapi tetap semangat, tabah dan sabar menjalani hidup. Lihatlah ada orang miskin, terus gigih berjuang akhirnya menjadi sarjana dan sukses berkiprah dalam pentas nasional. Ada orang cacat tidak punya kaki, tidak punya tangan menjadi juara pada olimpiade tingkat dunia. Ada orang lumpuh dan buta hafal Al Quran. Dan masih banyak lagi contohnya.
Dengan melihat prestasi mereka walaupun dalam kondisi serba kekurangan (cacat), ini bisa membuat hati dan jiwa kita tersentuh dan termotivasi untuk menjadi orang-orang yang sukses dan berprestasi. Kalau mereka saja bisa mengapa kita tidak bisa?. Justru kita mestinya malu dengan mereka.
Semoga uraian hikmah hari ini, mencerahkan akal dan nurani kita, sehingga kita menjadi cerdas di muka bumi. Aamiin.
Jakara, 5 Muharram 1442 H/5 September 2019 M




