Karena jiwa tersebut letaknya sangat dalam, kalau boleh diumpamakan lebih dalam dari dasar lautan samudra, maka mesti ada upaya ekstra untuk menyentuhnya.
Kalau kembali ke ajaran agama Islam, ada beberapa langkah untuk menyentuhnya yaitu:
Pertama, perbanyaklah berzikir dan memohon ampun kepada Allah. Dengan berzikir jiwa akan tersentuh dengan sendirinya, karena zikir itu adalah mengingat Allah dengan kalimat suci. Sehingga kesucian zikir itu akan mensucikan jiwa manusia. Ketika jiwa itu suci, maka jiwa mudah tersentuh dengan nasehat atau masukan dari orang lain. Kemudian zikir itu disempurnakan dengan istighfar (memohon ampun) kepada Allah, agar benar-benar jiwa itu bersih dan suci dari segala kotoran dosa.
Kedua, bacalah Al Quran setiap hari secara rutin terutama sehabis shalat lima waktu. Jiwa itu akan mudah tergetar dan dipenuhi rasa iman, bila selalu disentuh dengan ayat-ayat Al Quran. Inilah diantara rahasia besar untuk menentramkan jiwa manusia. Orang-orang yang tidak pernah membaca Al Quran pasti jiwanya kotor, sehingga dari hari kehari jiwa bergoncang menjadi gelisah, galau dan tertekan. Oleh karena itu mari kita selalu menentramkan jiwa kita dengan ayat-ayat Al Quran, agar jiwa kita lapang, damai dan tentram.
Ketiga, banyaklah mendengar taushiah dari guru-guru/ustadz yang kita senangi. Zaman sekarang ini zaman canggih, kalau kita tidak sempat datang ke pengajian bukalah youtube ikuti taushiah ulama-ulama kondang seperti ustadz KH. Zainudin MZ, Ustadz H. Abdul Shomad, Lc, MA, KH. M. Arifin Ilham, KH. Abdullah Gymnastiar, TGB. Dr. KH. M. Zainul Majdi, MA dan lain-lain. Dari mereka kita akan mendapatkan banyak pelajaran yang mencerahkan jiwa kita.



