Selamat Ulang Tahun TNI Sinergi Untuk  Negri 

Selamat Ulang Tahun TNI Sinergi Untuk  Negri 

5 Oktober 1945 adalah hari kelahiran TNI, Sebagai garda terdepan mengamankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sinergisitas TNI bersama rakyat dan polisi harus selalu di pupuk dibina dijaga. Karena sejarah membuktikan semua bentuk penjajahan agitasi militer dari bangsa penjajah manapun berhasil kita tumpas dan usir. tatakala TNI bersama rakyat selalu bersama bersinergi maju bersama dalam satu komando untuk membebaskan negri dari segala macam serangan baik yang muncul dari luar maupun dalam. 
 
Kondisi berbangsa bernegara saat ini bukan lagi kita berperang mengangkat senjata ke medan laga, tapi musuh kita saat ini berada di gengaman kita. yaitu propaganda agitasi yang dapat memecah belah persatuan anak bangsa, dengan bebasnya berita hoaxs yang beredar tanpa dapat kita kendalikan. Oleh karena itu, kita warga bangsa harus waspada, mawas diri, bahwa semua berita baik tulisan, maupun gambar. penting kita cek and ricek terlebih dahulu, sehingga kita akan terhindar dari perseteruan antar anak bangsa yang bisa memecah belah kekuatan kita sebagai bangsa besar yang berpedoman pada Pancasila.
 
TNI kita yang memiliki motto “bersama rakyat kita kuat” begitu juga dengan Polisi kita yang  punya motto “mengayomi melayani 
melindungi” jika kemudian kedua motto institusi besar TNI sebagai penjaga wilayah tanah air dan Polisi sebaggai pelindung rakyat. Kedua institusi ini bersinergi dengan kuat terjaga profesional, tentu rasa aman sebagai dasar pokok kehidupan berbangsa bernegara terjaga maka tujuan Indonesia merdeka yang kita cita citakan bersama upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia akan sangat mudah dilaksanakan oleh bangsa besar dan kaya raya ini Inonesia tercinta.
 
Jika selama ini bangsa super kaya raya dengan luas wilayah terutama laut yang tak tertandingi di jagat ini. Semestinya, janji leluhur yang tertuang dalam sila ke-5 pancasila harus sudah terwujud. Tapi kenapa sampai sekarang bangsa kita belum mampu mewujudkan janji leluhur tsb.inilah persoalan besar bangsa kita. Berarti disini, ada yang keliru dalam pengelolaan negara  menjalankan roda pemerintahan, penggunaan anggaran, dan pelaksanaan pembangunan. Upaya menjaga netralitas TNI dan Polisi negara harus menjadi payung semua rakyat. Presiden sebagai panglima tertinggi tidak boleh kalah dari pihak manapun dalam menjalankan politik negara. apalagi sampai kalah dan tunduk oleh pihak lain ataupun negara lain dalam menjalankan kebijakan. Presiden hanya tunduk terhadap kepentingan  rakyat bukan golongan apalagi partai. 
 
Di usianya yang sudah ke- 75 tahun ini,  TNI sebagai prajurit yang memegang teguh sapta marga dalam kehidupan sehari hari. harus terus menjadi garda terdepan dalam penegakkan disiplin cinta tanah air. TNI kita bukan hanya berwibaya ditengah masyarakat, tapi lebih dari itu disegani ditakuti pihak luar. dengan kemampuan tempurnya yang memiliki sepirit Keindonesiaan dengan model cirikhas nusantara kuat pisik dan spiritual. Tidak pernah gentar dimedan tempur dalam semua kondisi, situasi dan medan seberat apapun. TNI dalam banyak aksi parade prajurit mempertontonkan kemampuan prajurit yang ditampilkan di forum forum resmi dengan negara asing. telah berhasil memukau pihak luar, dengan kehebatan kemampuan prajurit yang tidak dimiliki oleh negara asing.  Inilah ciri khas kita yang harus dijaga, dirawat untuk TNI kita yang luarbiasa. 
 
Dalam kondisi serba perihatin ini TNI kita tetap memperingati hari jadinya yang ke 75 dengan sangat sederhana namun makna dan spirit tetap sama berkibar sepanjang hayat di kandung badan. Ke depan TNI kita harus lebih diprioritaskan dalam hal kesejahteraan agar fokus terhadap tugas pokok membela NKRI. Dirgahayu TNI tetaplah menjadi penjaga NKRI yang profesional tangguh dan merakyat.
 
( penulis adalah: Samianto Muthohhar Presiden Forum Kebangsaan )
 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA