Kalau melihat sejarah bahwa profesi yang paling mulia dan sangat berjasa adalah guru. Lihatlah Allah Tuhan seluruh makhluk, menjadi guru pertama bagi umat manusia yaitu Nabi Adam AS. Allah mengajarkan seluruh nama benda yang ada di alam ini (Al Baqarah 1:31), kemudian Nabi Adam dan semua Nabi yang diutus melanjutkan tugas mulia ini. Para Nabi mengajarkan umatnya tentang tauhid, hakekat hidup, cinta kasih dan lain-lain.
Dalam dunia pendidikan guru adalah aktor utama dalam pelaksanaan pengajaran dan pendidikan secara baik, tulus, benar dan bertanggung jawab kepada seluruh peserta didiknya.
Kalau kita melihat hakekat guru, sesungguhnya sangat mulia dan terhormat posisinya, baik dihadapan Allah maupun dihadapan manusia. Mengapa demikian? Karena para guru mengajarkan banyak hal dalam hidup; mulai dari mengajarkan baca tulis, mengajarkan ilmu, akhlak, keahlian dan lain-lain.
Coba kita lihat jasa-jasa para guru, sungguh sangat menakjubkan. Orang mendapat gelar tinggi, menjadi pejabat tinggi, menjadi orang kaya dan menjadi orang terkenal sehingga bisa keliling dunia, itu semua karena jasa para guru yang telah mengajarkan mereka ilmu, mulai dari jenjang TK hingga perguruan tinggi.
Lihat juga manusia mampu membuat istana megah, gedung pencakar langit, membuat pesawat, kereta api, kapal laut dan masih banyak lagi. Itu semua karena jasa-jasa para guru.
Lihat juga manusia mampu menghafal Al Quran, berceramah, melukis indah, bersuara merdu, menguasai binatang buas (pawang) dan laiin-lain. Ini juga karena jasa-jasa para guru.
Tidak dapat kita bayangkan kalau guru tidak ada di muka bumi ini, maka bumi ini akan mati, tidak ada peradaban, tidak ada kehidupan, tidak ada komunikasi, tidak ada fasilitas-fasilitas penunjang untuk mencapai kemajuan.
Karena demikian besar jasa dan kontribusi para guru, maka selayaknya kita beri apresiasi dalam bentuk terima kasih tak terhingga dan doa yang selalu kita panjatkan, semoga mereka mendapatkan hidup penuh berkah, selalu sehat, hidup makmur, keluarga bahagia dan kelak tercatat menjadi ahli surganya Allah SWT. Aamiin.
Akhirnya kita mengucapkan selamat hari guru nasional ke 74. Semoga hikmah uraian ini menjadi tambahan pengetahuan yang bermanfaat demi kemuliaan semua guru yang ada di negara Republik Indonesia tercinta. Aamiin.
Jakarta, 28 Rabiul Awal 1441 H/25 November 2019 M




