Sebanyak 290 Tenaga Medis Di NTB Positif Covid-19, Satu diantaranya Meninggal Dunia

banner post atas

Sinar5news.com – Jakarta – Wilayah Nusa Tenggara Barat hingga kini belum bisa dikatakan bebas dari pengaruh virus Covid-19. Bahkan kasus demi kasus pun terus terjadi penambahan setiap harinya.

Daerah-daerah setempat diwilayah NTB pun yang ditetapkan sebagai zona hijau dan kuning sewaktu waktu akan dapat berubah, mengingat angka kasus di Indonesia yang kini masih belum bisa terkendalikan.

Hampir seluruh rumah sakit rujukan dan darurat sudah tidak bisa menampung kembali karena banyaknya pasien Covid-19.

Iklan

Perlu diketahui di Wilayah NTB sendiri terdapat sebanyak 19 rumah sakit rujukan dengan kapasitas 367 kamar diantaranya ialah rumah sakit umum daerah dan rumah sakit swasta. Selain itu, di Mataram sudah dibuka empat RS darurat khusus Covid-19.  Keterangan tersebut di ambil dari Laman Resmi Indozone dan LombokPost

Keempat RS darurat itu adalah Asrama Haji NTB dengan kapasitas 70 kamar, Wisma Nusantara 80 kamar, Wisma Tambora 62 kamar, dan Wisma Seganteng 20 kamar.

”Keempat rumah sakit tersebut saat ini semuanya sudah penuh” ungkap Kadikes NTB Hj Nurhandini Ekadewi.

Kasus lonjakan yang terjadi di Wilayah NTB sebanyak 1.883 kasus positif terjadi, diantaranya terdapat kabar baik sebanyak 1.175 dinyatakan sembuh, dan terdapat juga kabar duka yang terjadi. Sebanyak 105 jiwa dinyatakan meninggal dunia. serta 603 orang masih dirawat. Terdapat tambahan 33 kasus positf baru, 13 tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru.

Sementara itu, kabar duka kembali menyelimuti dunia tenaga medis. Salah satu bidan di RS Cahaya Medika atas nama Baiq Dwi Irianti, 29 tahun asal Lombok Tengah meninggal di ruang isolasi RSUD NTB.

Bidan yang tinggal di Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah itu diketahui meninggal dalam keadaan sedang mengandung 7 bulan. Ia kabarnya terpapar Covid-19 saat sedang bertugas bersama suaminya di Kabupaten Lombok Utara.

BACA JUGA  Dandim 1615/Lotim dan Forkopincam Masbagik-Sikur Siapkan Pasar Percontohan, Menuju New Normal Life

Hingga kini Dinas Kesehatan NTB mencatat jumlah tenaga medis yang positif Covid-19 mencapai 290 orang. Sebagian besar sebanyak 54 persen merupakan perawat dan Sisanya merupakan dokter, petugas farmasi, OB, hingga sopir yang membatu menangani pasien Covid-19.

“Ada kabar baik mengenai hal tersebut, beberapa diantaranya sudah dinyatakan sembuh hingga kini tinggal 53 tenaga medis yang masih dalam perawatan.” Ungkapnya