RUPSLB Tetapkan TGB Jadi Wakil Komisaris Utama Bank Syariah Indonesiai

RUPSLB Tetapkan TGB Jadi Wakil Komisaris Utama Bank Syariah Indonesiai

Sinar5news.com – Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Selasa ini, 24 Agustus 2021 ini. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan BRIS kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/8), manajemen Bank Syariah Indonesia (BSI) menyatakan, para pemegang saham dapat mengikuti jalannya rapat dengan mengakses fasilitas eASY yang disediakan KSEI.

Adapun tautan penyelenggaran RUPSLB adalah htpps://akses.ksei.co.id. Manajemen BSI (BRIS) juga menyebut, mata acara RUPSLB adalah Perubahan Susunan Dewan Komisaris Perseroan. Ini sesuai dengan Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, yang mengatur bahwa Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh RUPS, khususnya Pasal 23 ayat 1 juncto Pasal 3 ayat 1.

Berdasarkan kabar yang diterima oleh Team Sinar5news, dalam RUPSLB Selasa ini akan ada perubahan jabatan Komisaris Utama yang saat ini dijabat Mulya E. Siregar akan dilanjutkan oleh Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi atau biasa disapa Tuan Guru Bajang yang akan menjadi komisaris utama di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

TGB yang lahir di Pancor, Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat 49 tahun yang lalu ini akan menggantikan Mulya E. Siregar menjadi komisaris utama di BSI.

Terpilihnya TGB menjadi komisaris utama BRIS adalah pengalamannya di industri syariah terlebih, TGB selama menjabat Gubernur NTB dua periode dari tahun 2008 – 2018, punya pengalaman mengkorversi Bank NTB menjadi Bank NTB Syariah pada tahun 2018.

Lalu, selama menjabat Gubernur NTB, TGB juga melakukan merger semua Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di seluruh kabupaten/kota se- NTB menjadi satu PT BPR. Ini sejalan dengan target penyelesaian operasional merger tiga bank syariah terbesar di Indonesia yaitu PT BRI Syariah, PT Bank BNI Syariah, PT Bank Syariah Mandiri. Saat ini, BRIS tengah menyelesaikan operasional merger, dari sistem informasi, produk, konsumer hingga corporate.

BACA JUGA  RUPS Tahunan Link Net, Setujui Dividend Payout Ratio sebesar 55%
BACA JUGA  Hari Ini Matahari Singosaren Plaza Jadi Incaran Edukasi Penerapan PPKM

Tak hanya itu saja, jejak rekam TGB juga panjang sebagai gubernur. Dalam dua periode kepemimpinan di NTB semisal, TGB juga sukses mengangkat NTB dari predikat sebagai provinsi tertinggal. Dalam jangka waktu 2014-2016, laju pertumbuhan ekonomi NTB meningkat dengan 9,9 persen. Prestasi ini membuat NTB mendapat predikat pertumbuhan ekonomi terbaik. Bahkan melampaui nasional yang saat itu hanya sebesar 4,9 persen.

TGB juga berhasil menekan angka pengangguran di NTB hingga 3,32 persen. Prestasinya ini menyematkan NTB sebagai provinsi ke-6 dengan angka pengangguran terendah.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA