RAMADHAN

RAMADHAN

Salah satu tanda keimanan seorang muslim adalah bergembira akan datangnya bulan Ramadhan.

Dengan perasaan yang tiada terhingga menyambut dan mempersiapkan segalanya, tamu agung, tamu teristimewa, akan datang yaitu “RAMADHAN”.

Hati menjadi sangat bahagia jika dapat menjumpai Ramadhan lagi di tahun ini..

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

ﻗُﻞْ ﺑِﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﻭَﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻪِ ﻓَﺒِﺬَﻟِﻚَ ﻓَﻠْﻴَﻔْﺮَﺣُﻮﺍْ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِّﻤَّﺎ ﻳَﺠْﻤَﻌُﻮﻥَ

Katakanlah: ‘Dengan kurnia Allah dan rahmatNya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.

(Al-Qur’an Surah Yunus ayat 58).

Bulan Ramadhan adalah “Penghulu Bulan” dimana diwajibkan berpuasa bagi seluruh umat muslim.

Bulan Ramadhan (bahasa Arab:شهر رمضان) Syahri Ramadhan.

Atay Ramadhan Al-Mubarak (رَمَضان المُبارَك) adalah sebuah nama bulan ke-9 dalam penanggalan Hijriyah.

Menunaikan puasa pada bulan ini adalah kewajiban bagi setiap kaum Muslimin.
Bulan ini adalah satu-stunya bulan yang secara tegas disebutkan di dalam Alquran dan dihormati.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.”

(Al-Qur’an Surah Al Baqarah ayat 185).

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَا مُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ ۙ

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
(Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 183).

BACA JUGA  SIFAT ALLAH (3) AL MALIK (MAHA MERAJAI), AL MU’MINUN 116 Karya : Abu Akrom
BACA JUGA  Hikmah Sore :40 Hadits As Shaultiyah.Hadits Ke Tiga  

Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumiddin menulis bahwa puasa menjadi sangat istimewa dibandingkan dengan ibadah-ibadah lainnya.

Karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang langsung memberikan ganjarannya atau balasannya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Langsung Membalas Pahala Puasa.

Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam hadist Qudsi :

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ، إِلَّا الصِّيَامَ، فَهُوَ لِي، وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

Setiap amalan anak Adam itu adalah (pahala) baginya, kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya.
(Hadits Riwayat Bukhari No. 1795, Muslim No. 1151, Ibnu Majah No. 1638, 3823, Ahmad No. 7494, Ibnu Khuzaimah No. 1897, Ibnu Hibban No. 3416).

ااَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ
وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً

Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai kepada Ramadhan dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA