Puskesmas Kotaraja Ditutup Sementara. Karena 6 Orang Petuganya Reaktif

Foto : Dr.Pathurrahman,M.kes ( Juru Bicara Covid-19 Lotim NTB )
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr.Pathurrahman,M.kes melalui Teleconfrence mngatakan Puskesmas Kotaraja, Kecamatan sikur ditutup untuk sementara hingga 14 hari kedepan karena 6 orang petugas medis ditempat tersebut, dari hasil rapid tes dinyatakan reaktif. Jumat(01/05/2020).

“Mulai hari ini Jumat 1 mei 2020, Puskesmas Kotaraja Kecamatan Sikur ditutup untuk sementara hingga 14 hari kedepan, karena dari 50 orang petugas di Puskesmas tersebut sudah dilakukan rapid tes dan 6 orang dinyatakan hasilnya reaktif,” ungkapnya.

Foto : Suasana Di RSU Lombok Timur Labuhan Haji.

Mengingat Puskesmas tersebut semua pasien yang berada ditempat tersebut dipindahkan ke Puskesmas Montong Betok,Kecamatan Montong Gading dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dianjurkan untuk berobat ke Puskesma Lendang Nangka Kecamatan Masbagik, Puskesmas Montong Betok dan Puskesmas Sikur.

Iklan

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 dengan cara yang paling sederhana dengan selalu menggunakan masker dalam setiap kegiatan dan kalau keluar rumah, selalu cuci tangan pakai sabun,melakukan Physical Distancing (Jaga jarak) dan Social Distancing (Menghindari kerumunan atau berkumpul).

“Mudah-mudahan dengan kedisiplinan dari diri kita dan keluarga kita serta lingkungan kita mudah-mudahan penyakit covid-19 cepat belalu dikabupaten Lombok Timur,” Pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur dr.Hasbi Santoso melalui WAG (WhatsApp Group) menyampaikan bahwa Petugas Medis Puskesmas Kotaraja yang semula diisolasi di Rusunawa Kayangan Labuhan Lombok, dipindahkan ke RSU Lombok Timur Labuhan Hajji.

Foto : Suasana Penjemputan Di Rusunawa Kayangan Labuhan Lombok

“Jadi petugas medis kita yang reaktif setelah dilakukan rapid tes awalnya diisolasi di Rusunawa, tapi malam ini(malam sabtu-red) kita pindahkan ke Rumah Sakit Umum Lombok Timur di Labuhan Haji,” Terangnya.

BACA JUGA  Jelang Buka Puasa Koramil 03 Serengan bersama FKPPI Rayon Serengan Bagi Takjil

Sebagaimana diketahui bahwa orang yang dinyatakan reaktif dari hasil Rapid tes bukan berarti orang tersebut positif covid-19. Namun akan masuk dalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP).(Bul)