Prof H Agustitin: Indonesia, Ekonomi Terbesar di Asia Tenggara, merangkak Hingga 2,97 Persen,Pada Januari-Maret, Sementara April mei 2020. Di Prediksi Sudah Mulai Bangkit

banner post atas

Ekonomi Indonesia tumbuh pada kuartal pertama dengan lambat selama hampir dua dekade. Para ekonom memperingatkan krisis virus corona baru kemungkinan akan menghadapi pukulan yang lebih besar lagi dalam tiga bulan ke

Di seluruh dunia berjuang untuk menahan penyakit mematikan, yang pada dasarnya telah melumpuhkan ekonomi global. Itu diperkirakan bakal mendorong dunia jatuh dalam resesi.

Di Asia Tenggara ekonomi terbesar tumbuh 2,97 persen pada Januari-Maret, atau pencapaian terburuk sejak 2001 dan jauh di bawah 5,07 persen pada periode yang sama tahun lalu. Ini juga meleset dari perkiraan ekspansi 4 persen, sementara menandai kontraksi 2,41 persen dari kuartal sebelumnya.

Iklan

“Tidak ada negara yang kebal terhadap pandemi COVID-19. Apakah negara maju atau berkembang, mereka terkena virus itu dan tidak terkecuali Indonesia.”.Penandatanganan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif sejak tahun lalu. Indonesia-Australia (IA-CEPA). Pandemi global COVID-19 yang sedang terjadi berpotensi menunda langkah-langkah lanjutan dari kemitraan itu.

Sejak Australia dan Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama perdagangan mereka, Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA). Sepanjang tahun 2019, tampaknya satu-satunya hal yang dapat membuat ratifikasi IA-CEPA tertunda hanyalah proteksionisme atau pertikaian diplomatik lainnya Perjanjian tersebut disahkan parlemen Australia pada September 2019, dan disahkan DPR Indonesia menjelang kunjungan resmi Presiden ke Canberra

Kesepakatan perdagangan yang negosiasinya memakan waktu lebih dari 10 tahun dan telah melewati rintangan dan tantangan dalam hubungan bilateral, bisa dibilang kesepakatan bersejarah.

Respons pemerintah terhadap pandemi virus corona (COVID-19) telah membatasi banyak kegiatan yang menopang hubungan ekonomi kedua negara: perjalanan internasional, pertemuan tatap muka, dan acara besa: Para pembuat kebijakan dan diplomat telah mengalihkan perhatian mereka untuk mengelola penyebaran virus. Pandemi ini telah mengancam fase kritis IA-CEPA, yaitu implementasinya.

IA-CEPA tidak segera berlaku setelah ratifikasi. Ada langkah lain sebelum itu. Pasal dalam IA-CEPA menetapkan, perjanjian akan mulai berlaku 60 hari setelah kedua negara bertukar pejabat dan setelah menyerahkan pemberitahuan tertulis bahwa mereka telah meratifikasi perjanjian melalui proses pembuatan perjanjian domestik masing-masing. Sampai saat ini, belum ada tanggal mulai berlakunya IA-CEPA.

Anali seniorKyle Springer, di Perth USAsia Centre at the University of Western Australia, menilai IA-CEPA berisiko tersingkir seiring perhatian diplomatik difokuskan pada persoala lainnya.

Kuota Tingkat Tarif, atau Tariff Rate Quotas (TRQ), di mana Indonesia setuju untuk mengizinkan volume atau jumlah (kuota) tertentu pada produk bebas tarif. Setiap ekspor tambahan di luar kuota akan dikenakan tarif.

BACA JUGA  Prof Dr H Agustitin: *WISATA BATINIAH*

TRQ, akan ada peningkatan dalam volume tahunan bebas tarif yang diizinkan masuk ke Indonesia. Misalnya, TRQ sapi hidup memungkinkan impor 575.000 sapi dengan tarif 0 persen pada tahun pertama setelah berlakunya. Ini dapat meningkat setiap tahun selama enam tahun ke depan. Semakin cepat IA-CEPA mulai berlaku, semakin cepat memulai peningkata.

Apablila Australia dan Indonesia dapat mengaktifkan dan menggunakan TRQs sesegera mungkin, itu akan menguntungkan kedua belah pihak selama masa ketidakpastian ekonomi.

Kesulitan Indonesia untuk menstabilkan harga pangan dan menderita karena tingginya harga barang-barang kebutuhan pokok di kawasan ini. IA-CEPA dapat membantu mengatasi masalah ini. TRQ akan memberikan kepastian kepada petani dan eksportir ternak hidup Australia mengenai berapa banyak mereka dapat menjual ke Indonesia tanpa tarif. Di sisi lain, ketahanan pangan Indonesia akan mendapat manfaat dari pasokan yang dapat diandalkan dari negara tetangga.

Ada kemungkinan pengiriman akan terhambat di tengah pembatasan perjalanan, kata Springer. Industri ekspor langsung tengah kesulitan menemukan kru untuk mengoperasikan kapanya.

IA-CEPA juga menetapkan mekanisme kerja sama seperti komite, kelompok kerja, Nota Kesepahaman , dan proyek percontohan. Sebagian besar mekanisme ini membutuhkan pertukaran pejabat.

Implementasi perjanjian dan diharuskan untuk bertemu secara berkala untuk memastikan kedua belah pihak mendapatkan hasil maksimal dari IA-CEPA. Melalui konvensi diplomatik, pertemuan pertemuan ini biasanya diadakan secara tatap muka, meskipun ada juga kemungkinan diadakannya konferensi omline.

Mekanisme kerja sama ini kemungkinan akan macet sampai situasi perjalanan membaik. Selain itu, acara-acara yang terkait IA-CEPA akan dibatalkan, kecuali jika ada alternatif virtual .

Tujuan lain IA-CEPA adalah untuk mendorong bisnis Australia dan Indonesia agar saling memandang sebagai pasar yang menguntungkan dan untuk tujuan investasi. Bagi orang Australia yang ingin membangun kontak bisnis di Indonesia, ketidakmampuan untuk berkunjung langsung merupakan prospek yang menantang dalam budaya yang berkaitan erat dengan hubungan bisnis.

Jika berlakunya IA-CEPA dapat segera ditetapkan, komite akan berkewajiban untuk memenuhi kerangka waktu masing masing, dan bisnis dapat mulai mengimplementasikan perjanjian baru.

Agama dan COVID-19:
Mahal ini Bukan Masalah Konservatif dan Moderat. Sayap Kiri Australia Tak Selalu Dukung Kemerdekaan Papua
Puasa Ramadan di Tengah Keterbatasan DuniaEkonomi Indonesia Anjlok Terparah dalam Dua DekadeRuntuhnya Skenario Terburuk Perang
Pandemi COVID-19 menjadi momen eskalasi yang labil.

BACA JUGA  Sosiawan Putraji,ST : Targetkan Sembilan Paket DAK 2021 Rampung Bulan Juli 2021.

Krisis ekonomi itu mungkin terjadi lantaran industri pariwisata di Indonesia anjlok drastis tahun ini. Sesuai catatannya, jumlah pengunjung atau wisatawan ke Indonesia hanya mencapai 2,6 juta dalam tiga bulan, turun sepertiga dari tahun-tahun sebelumnya. Para analis memperingatkan, di bulan-bulan mendatang, industri pariwisata Indonesia akan lebih parah terpukul. 4 juta penduduk di sana telah bergantung pada industri pariwisata selama beberapa generasi. Namun, saat orang-orang diminta tinggal di rumah karena pembatasan perjalanan selama pandemi.

Wabah virus corona telah mampu meruntuhkan ekonomi Bali. Ini merupakan penurunan tajam sejak pertengahan Maret, ketika langkah-langkah menjaga jarak (physical distancing)
edangkan pantai-pantai yang dulu penuh sesak pun sepi. Dengan banyak hotel ditutup, ribuan orang harus bergulat dengan kenyataan baru.

Kepala Association of The Indonesia Tours and Travel (ASITA) cabang Bali, mengatakan , hampir semua turis telah meninggalkan pulau dewata Bali, sementara para wisatawan yang tertinggal terjebak dan berharap segera bisa kembali .

“pada hal Delapan puluh persen orang di Bali mengandalkan pariwisata secara langsung maupun tidak langsung.”

Pariwisata di Bali dan daerah lain mengalami kelesuan, pada akhirnya menyumbang pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) sedikit. “PDB di Indonesia bertahan lebih baik daripada di tempat lain pada kuartal pertama, setidaknya menurut angka resm.
Tetapi kami ragu ketahanan ini akan berlangsung lama,” menururut catatan Capital Economics dalam .

“Indonesia lebih lambat dari negara-negara lain untuk mengunci ekonominya, yang berarti lebih banyak pukulan pada kuartal ke-2,” katanya, seraya menambahkan, mereka mengharapkan “kontraksi besar” pada April hingga

Perkiraan pertumbuhan resmi mungkin saja menjadi 2,3 persen untuk tahun ini, dari perkiraan sebelumnya 5,3 persen. Mereka mengatakan, bahkan itu bisa saja mengalami kontraksi di bawah skenario terburuk

Indonesia pun telah melarang perjalanan kereta api, udara, dan laut domestik hingga 1 Juni dalam upaya menahan penyebaran virus, yang telah menginfeksi lebih dari 11.000 dan memakan korban hingga _+864 orang menurut statistik yang diyakini mugkin saja lebih tinggi .

Pemerintah meminta penduduk kota-kota besar, termasuk ibu kota Jakarta, untuk tetap tinggal bertahan.