NW sejati terus bergerak
Selalu bersatu tidak terkotak
Walaupun berat tidak terkoyak
Berpikir maju sangatlah bijak
NW sejati terus bergerak dengan segala daya dan upaya menjalin persatuan kepada sesama umat. Dalam keadaan apapun bersatu adalah hal yang utama. Sedikitpun tidak mau terkotak-kotak karena adanya cara berpikir yang berbeda. Memang ini sangat berat ketika masing-masing mempertahankan pendapatnya sendiri tanpa mau mendengarkan pendapat orang lain. Keadaaan ini bisa membuat hubungan persatuan dan kebersamaan yang telah terbina menjadi bercerai-berai, terkoyak-koyak dan hancur berantakan.

Hanya dengan berpikir maju, berpikir cerdas dan berjiwa besar watak kebijaksanaan itu akan muncul. Inilah yang kita perlukan dalam menerima perbedaan yang ada. Orang yang berwatak bijak pasti berpikir dewasa dan orang yang berpikir dewasa pasti melahirkan gagasan besar menuju persatuan yang kokoh dan abadi.
Dengan bersatu kita akan teguh
Menjadi kuat dan menjadi tangguh
Tidak akan banyak mengeluh
Kompak bersama secara utuh
Diantara keutamaan bersatu yaitu jalinan hubungan kepada sesama akan menjadi teguh, kuat dan Tangguh. Tidak ada hal apapun yang akan membuat hidup menjadi bercerai berai, bermusuh-musuhan dan mau menang sendiri. Kebiasaan banyak mengeluh dengan mencari kelemahan dan kekurangan orang lain, akan dihindarkan sejauh-jauhnya. Yang ada dalam benak, hati dan pikirannya adalah selalu ingin kompak bersama-sama membangun komunikasi yang harmonis, bekerjasama dalam berbagai hal yang penting dan saling mendukung secara utuh dan maksimal demi terwujudnya kehidupan yang aman, nyaman, rukun dan damai.
Bersatu memang sangatlah berat
Membutuhkan kemauan yang kuat
Tidak bisa akan didapat
Kecuali bagi orang yang hebat
Bersatu itu memang tidak mudah, sangat berat dan membutuhkan kemauan yang kuat bagi setiap insan yang mendambakan hidup penuh kedamaian dan ketentraman. Ini adalah satu-satunya pilihan bagi kita semua sebagai umat Islam, terkhusus bagi warga Nahdhiyyin dimana saja berada. Kita merindukan hidup penuh dengan persatuan, kebersamaan dan kekompakan. Tentu bagi orang-orang yang bermental hebat dan berpikir cerdas yang bisa mewujudkan suasana yang indah ini.
Bagi yang menggunakan akal
Pasti akan berpikir handal
Jangan kita saling menjegal
Bercerai berai tidaklah halal
Hanya bagi orang yang menggunakan akal sehat yang mampu berpikir secara handal. Digunakannya pikiran yang handal tersebut untuk membangun nilai-nilai persatuan dalam persaudaraan yang hakiki. Sedikitpun tidak akan mau saling menjegal, saling menjatuhkan dan saling menghinakan antara muslim yang satu dengan muslim lainnya. Semua itu dilakukan agar terhindar dari berpecah belah dan bercerai berai, karena semua itu dapat mengundang turunnya azab dan murka Allah. Nabi kita bersabda dalam haditsnya:
اَلْجَمَاعَةُ رَحْمَةٌ وَاْلفُرْقَةُ عَذَابٌ
Artinya; “Berjamaah (bersatu dalam kebersamaan) mendatangkan rahmat dan bercerai berai mengundang turunnya azab”. (HR. Ahmad)
Inilah wasiat Bapak Maulana
Bersatu itu sangat utama
Kompak utuh selama-lama
Pasti kuat dan berjaya
Dalam banyak kesempatan Bapak Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid selalu mengajak dan berwasiat kepada seluruh jamaah agar selalu kompak, utuh dan bersatu selama-lamanya. Karena dengan bersatu akan terbangun kekuatan dan kejayaan yang dahsyat, tidak ada yang mampu mengalahkan sekuat apapun musuh yang mau menghancurkan kehidupan kita. Ketahuilah bahwa bersatu itu hukumnya wajib dan bercerai berai hukumnya haram, ini berdasarkan perintah Allah dalam Al Quran surat Ali Imran ayat 103:
وَٱعۡتَصِمُواْ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِيْعًا وَلَا تَفَرَّقُواْۚ
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai”. (Ali Imran 3:103)
Mari kita terus memperkuat persatuan yang telah dibangun oleh guru besar kita Maulana Syaikh. Janganlah karena perbedaan paham menyebabkan kita bercerai berai dan bermusuh-musuhan. Ingatlah sesungguhnya kita adalah satu kesatuan yang diikat oleh tali ukhuwah Islamiyah yang mesti kita jaga sepanjang masa.
Bekasi, 11 Rabiul Akhir 1441 H/7 Desember 2019 M



