Penilaian PKKS Kepala Sekolah Swasta Jakarta Timur 1 Digelar Kolektif di Bekasi

Penilaian PKKS Kepala Sekolah Swasta Jakarta Timur 1 Digelar Kolektif di Bekasi

Penilaian PKKS Kepala Sekolah Swasta Jakarta Timur 1 Digelar Kolektif di Bekasi

Bekasi, 6–7 Februari 2026 – Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) wilayah Jakarta Timur 1 dilaksanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu (6–7 Februari 2026), bertempat di Hotel MaxOne Kota Harapan Indah. Kegiatan ini diinisiasi oleh PGRI Jakarta Timur 1 dan diikuti oleh kepala sekolah swasta tingkat SMP se-Jakarta Timur 1 secara kolektif.

Dipercaya Memimpin Doa Pembukaan

Dalam kegiatan tersebut, Kepala SMP Laboratorium Jakarta, Bapak Yusmanto, S.S., juga mendapat kehormatan khusus. Ia dipercaya oleh panitia untuk memimpin doa pada acara pembukaan PKKS.

Kepercayaan ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri, sekaligus bentuk apresiasi atas kiprah dan keterlibatannya yang aktif dalam forum kepala sekolah swasta Jakarta Timur 1. Doa yang dipanjatkan di awal kegiatan menjadi harapan bersama agar pelaksanaan PKKS berjalan lancar, objektif, dan membawa keberkahan.

Menurut beliau, doa tersebut bukan sekadar seremoni pembuka, tetapi sebagai permohonan agar penilaian yang dilakukan benar-benar riil, berkualitas, dan menjadi tolok ukur nyata atas perkembangan serta kemajuan sekolah-sekolah sesuai dengan kepemimpinan masing-masing kepala sekolah yang dijalankan secara sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

“Harapannya, kegiatan ini benar-benar menjadi cermin kualitas kepemimpinan. Bukan hanya formalitas, tetapi menjadi ukuran nyata apakah kepala sekolah tersebut layak, pantas, dan mampu membawa sekolahnya berkembang lebih baik,” ujarnya.

Presentasi 10 Menit, Tampilkan Bukti Nyata Kinerja

Setiap kepala sekolah diberi waktu 10 menit untuk mempresentasikan capaian dan inovasi yang telah dilaksanakan. Fokus penilaian bukan pada profil sekolah semata, melainkan pada program konkret, strategi pengembangan, serta dampak nyata yang dirasakan oleh warga sekolah.

“Yang lebih penting adalah bagaimana kepala sekolah memajukan sekolahnya, apa yang sudah dilakukan, dan bagaimana kepemimpinannya memberi pengaruh positif,” jelas Bapak Yusmanto.

Penilaian dilakukan oleh dua hingga tiga pengawas yang hadir, sehingga hasilnya diharapkan objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

PKKS Swasta: Lebih pada Profesionalitas dan Tanggung Jawab Moral

PKKS untuk sekolah swasta memiliki karakter berbeda dengan sekolah negeri. Pada sekolah negeri, penilaian berkaitan langsung dengan kenaikan pangkat dan tunjangan kinerja. Sementara pada sekolah swasta, masa jabatan kepala sekolah lebih bergantung pada kebijakan yayasan dan kesesuaian visi-misi.

Karena itu, pendekatan kolektif dinilai lebih relevan bagi sekolah swasta. Penilaian menjadi ajang evaluasi profesional dan tanggung jawab moral.

“Kalau nilai kita baik, maka harus dipertanggungjawabkan dengan peningkatan kinerja, kompetensi, dan leadership. Nilai itu bukan sekadar angka, tapi amanah,” tegasnya.

Ajang Silaturahmi dan Berbagi Praktik Baik

Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi praktik baik antar kepala sekolah. SMP Laboratorium Jakarta memaparkan program berkebun dan kewirausahaan sebagai bagian dari penguatan karakter dan kemandirian siswa. Selain itu, penguatan nilai-nilai agama dan motivasi guru menjadi ciri khas kepemimpinan yang dibangun.

Beliau menekankan pentingnya keterbukaan terhadap kritik.

“Pemimpin yang baik harus siap dikoreksi. Kritik yang membangun justru membuat sekolah berkembang. Jangan nyaman di zona aman, karena kemajuan lahir dari evaluasi dan perbaikan,” ujarnya.

Harapan untuk Kemajuan Bersama

Melalui PKKS kolektif ini, diharapkan kepala sekolah semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan, memperkuat reputasi sekolah, serta memberikan dampak positif bagi peserta didik dan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan evaluasi berkelanjutan, PKKS bukan lagi dianggap sebagai beban, melainkan sebagai momentum refleksi dan penguatan kualitas pendidikan di wilayah Jakarta Timur 1.

Diliput oleh : Marolah Abu Akrom (Jurnalis media SinarLIMA dan guru BK SMP Laboratorium Jakarta)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA