PENGAJIAN BERHARGA IBU-IBU MUSHALLA ASY SYAFI’IYYAH, GINTUNG TENGAH, CIREBON

banner post atas

Diera super sibuk sekarang ini, dimana manusia dipadati dengan segala urusan yang bersifat duniawi dan lupa kepada urusan ukhrawi yang sebenarnya akan kita lalui nanti selama-lamanya. Sementara urusan duniawi sesibuk apapun suatu saat akan kita tinggalkan. Tetapi nyatanya banyak yang lupa untuk kehidupan ukhrawi nanti, terbuai dengan kehidupan di dunia yang sebentar ini.

Ditengah-tengah padatnya kesibukan manusia dengan urusan duniawi, ternyata masyarakat dan jama’ah mushalla Asy Syafi’iyyah, Blok Bentuk Kidul, Gintung Tengah, Cirebon, Jawa Barat, masih sempat mengikuti pengajian setiap Rabu pagi. Hari ini Rabu, 30 Desember 2020 pukul 08.00 WIB diadakan kegiatan ukhrawi dalam bentuk pengajian rutin setiap sekali seminggu.

Iklan

Pengajin ini diisi langsung oleh Ust. M. Zaini Musthafa salah seorang ulama dari Desa Gintung Tengah. Sebelum pengajian ini dimulai, terlebih dahulu diisi zikir dan puji-pujian kepada Allah dan shalawat kepada Rasulullah SAW.

Dalam pengajian ini Ust. M. Zaini Musthafa yang merupakan alumni santri tahun 1998 Ponpes Jambu Al Islami, Babakan menyampaikan beberapa point penting yaitu:

Pertama, belajar ilmu agama ini murah dan gratis. Berbeda dengan belajar umum seperti kedokteran, hukum, ekonomi, tehnologi dan lain-lain, semua ilmu umum ini menghabiskan dana yang sangat besar.

Kedua, menurut hadis Nabi nanti diakhir zaman ada kelompok orang yang suka ngerumpi (ghibah), berbicara ngalor ngidul tanpa ada manfaatnya. Padahal hidup ini tak akan lama, mestinya dimanfaatkan untuk memperbanyak amal saleh.

Ketiga, kematian itu tidak mengenal umur, jangan sampai disia-siakan, gunakan untuk hal-hal yang membawa keselamatan di akhirat nanti. Betapa banyak kita lihat di akhir zaman ini orang mati mendadak tanpa didahului sakit sebelumnya. Ada yang meninggal karena terbunuh, kecelakaan atau tidak ada sebab sebelumnya tiba-tiba mati.

BACA JUGA  Renungan Seorang Musafir : Value of Zakat

Keempat, sempurnakan tawakkal kepada Allah. Tawakkal itu maknanya memasrahkan diri sepenuhnya kepada Allah atas rizki dan masa depan kita. Orang yang selalu bertawakkal setelah melakukan segala ikhtiar, maka Allah akan mencukupkan segala kebutuhan rizkinya dari arah yang tidak disangka-sangka.

Kelima, perbanyaklah bershadaqah sesuai kemampuan yang ada. Dengan banyak bershadaqah Allah membalasnya dengan 10 kali lipat sampai 700 kali lipat, demikian Al Quran menginformasikan balasan bagi orang yang suka bershadaqah. Bahkan dikatakan oleh Ust. Yusuf Mansur, bahwa dengan shadaqah ini bisa mengentaskan kemiskinan.

Keenam, harapannya semoga dengan telah selesainya pembangunan Mushalla Asy Sayfi’iyyah, bertambah maju dan semarak kegiatan keagamaan baik untuk shalat jama’ah, pengajian dan kegiatan syiar Islam lainnya. (Amr)

Bekasi, 15 Jumadil Awwal 1442 H/30 Desember 2020 M