Pendaftaran Program Pascasarjana S2 Pendidikan Dasar di Universitas Hamzanwadi Telah Dibuka.

banner post atas

Sinar5news.com – Jakarta – Program Strata dua (S2) banyak dianggap oleh kalangan masyarakat hanya untuk orang yang golongannya seperti guru sekolah dasar atau sederajatnya.

Namun, ungkapan tersebut ditanggapi langsung oleh Direktur Program Pascasarjana Universitas Hamzanwadi ,yakni Dr. Padlurrahman, M.Pd, pada kamis (04/06/2020) .

Dalam keterangannya, beliau menegaskan bahwa selama ini kata-kata yang banyak disebut itu hanyalah pandangan semata. Padahal pada intinya pendidikan dasar itu tidak hanya SD/MI ataupun SMP/MTs saja.

Iklan

Seperti halnya yang sudah diatur dalam peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan penyelenggaraan pendidikan bab 1 point 7.

“Pendidikan dasar adalah jenjang pendidikan pada jalur pendidikan formal yang melandasi jenjang pendidikan menengah, yang diselenggarakan pada satuan pendidikan berbentuk sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah atau bentuk lain yang sederajat serta menjadi satu kesatuan kelanjutan pendidikan pada satuan pendidikan yang berbentuk sekolah menengah pertama dan madrasah tsanawiyah, atau bentuk lain yang sederajat,” ujarnya mengutip peraturan pemerintah tersebut.

Menurutnya persepsi tersebut harus diluruskan supaya masyarakat tidak salah pemahaman dan persepsi terhadap hal itu, mengingat perkembangan pendidikan hari ini terus mengalami kemajuan, sehingga masyarakat tidak terjebak pemahaman yang keliru dalam memilah dan memilih pendidikan lanjutan pada program tertentu.

Program pascasarjana di Universitas Hamzanwadi telah memiliki izin sesuai denga keputusan Menristek Dikti Nomor: 1209 /KPT /1/2018.

“Untuk tahun ini program pasca sarjana kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru Prodi S2 Pendidikan Dasar. Kami mengajak bpk/ibu guru SD/MI dan SMP/MTs untuk bergabung,” ajaknya.

“Untuk yang memiliki tugas dinas, khususnya yang berdomisili di Lombok, maka tugas dinas tidak terganggu. Intinya, dengan kuliah pasca di Universitas Hamzanwadi bisa kuliah tepat waktu, biaya efisien, pembelajaran bisa melalui daring, kualitas terjamin, fasilitas memadai, dan lainnya,” ujar Padlurrahman.

BACA JUGA  Bahasa Inggris dan Matematika, kombinasi sukses? Apa manfaatnya?