NU,Muhammadiyah dan NWDI Kota Mataram,Teken MoU Meningkatkan, Pendidikan,Sosial,Dakwah dan Ekonomi Ummat.

NU,Muhammadiyah dan NWDI Kota Mataram,Teken MoU Meningkatkan, Pendidikan,Sosial,Dakwah dan Ekonomi Ummat.

Sinar5news.Com – Mataram – Tiga Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Mataram, Muhammadiyah Kota Mataram dan Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah ( NWDI) Kota Mataram, menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan Penandatangan MoU antar ketiga Ormas tersebut bertempat di Masjid Raya At-Taqwa Mataram. Ahad (09/05/2021).

Foto : Ketua PC NU Kota Mataram, Ketua PD Muhammadiyah Kota Mataram dan Ketua PD NWDI Kota Mataram Tunjukkan Hasil MoU.

Acara tersebut mengambil tema “Peningkatan SDM Melalui Pendidikan Sosial,Dakwah dan Ekonomi Ummat Ahlussunnah Waljama’ah”dihadiri semua unsure pimpinan ketiga Ormas dianatara Ahmad Khairuz Abadi (Ketum PC NU) Kota Mataram, Drs.Ruminggit,M.M.Pd Ketua PD Muhammadiyah, Kota Mataram dan H.Irzani,M.Pd Ketua PD NWDI Kota Mataram, serta Hadir juga Unsur PBNWDI dan PWNWDI NTB H.Mahally Fikri.

Ketua Umum PC NU kota Mataram H.Ahmad Khairuz Abadi dalam penyampaian tentang History terbentuknya Nota Kesepahaman antara tiga Ormas NU,Muhammadiyah dan NWDI itu, memang sudah lama digagas namun momen bulan Suci Ramadhan 1442 H, sebagai pilihan untuk mengambil keberkahan, sehingga baru sekarang ditandatangani . Memorandum of Understanding (MoU) tersebut.

Foto : Jajaran Pengurus PBNWDI,PWNWDI,PDNWDI dan PCNU Serta PD Muhammadiyah.

Menurut Ahmad Khairuz Abadi, Ketiga Ormas berkomitmen untuk memajukan Pendidikan, Sosial, Dakwah dan Peningkatan ekonomi Ummat, karena hampir sebagaian ummat Islam yang dikota Mataram adalah jama’ah NU,Muhammadiyah dan NWDI.

“Kalau ada sepuluh orang dikota Mataram ini, paling tidak delapan orang pasti jama’ah NU,Muhammadiyah dan NWDI,sehingga kita berkewajiban untuk membinanya terutama pada bidang pendidikan atau SDMnya, dan juga dibidang ekonomi kita berupaya untuk bersama-sama meningkatkan ekonomi ummat mulai dati tingkat kampong,”ungkapnya.

Ia juga mencontohkan sebagian jamaah NU,Muhammadiyah dan NWDI berada dibantaran sungai, maka kita tidak hanya ikut berpikir bagaimana dengan persoalan sampah yang biasa menimbulkan banjir.

“Tapi yang terpenting dari masalah banjir itu adalah akan banyak jama’ah atau masyarakat yang terbiasa menggunakan sungai sebagi tempat mandi atau mengambil air Wudhu, maka dengan adanya banjir tersebut maka akan banyak jama’ah yang tidak bisa berwudhu ditempat tersebut, sehingga kita juga harus membantu pemerintah untuk mengatasi masalah banjir tersebut,” katanya.

Sementara itu Ketua Pengurus Daerah(PD) Muhammaditah Kota Mataram, Ruminggit dipercayakan untuk membacakan poin-poin kesepakan bersama antara ormas Islam yang terbesar di Nusa Tenggara Barat tersebut.  

Ketua PD NWDI Kota Mataram H. Irzani mengatakan, masalah kemiskinan, pendidikan, ekonomi hingga budaya masih menjadi persoalan yang dihadapi oleh masyarakat saat ini.

“Tidak hanya di Kota Mataram, itu semua kita rasakan di Kabupaten lain di Provinsi NTB ini,” tulis Irzani di laman fanspage resminya.

Oleh sebab itulah, kata Dia untuk mewujudkan NTB yang gemilang dan Kota Mataram yang harum. Maka ketiga organisasi terbesar di NTB ini menandatangani naskah kesepahaman dalam bidang penguatan SDM, pendidikan, sosial, budaya, dakwah dan ekonomi umat.

“Semoga dengan kerjasama dan sinergi antara tiga organisasi tersebut, menjadi langkah yang baik dalam meningkatkan sumber daya manusia di provinsi NTB, utamanya di Kota Mataram,” tutupnya.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA