Oleh : Abu Akrom (Guru SMP NW Jakarta dan Praktisi Pendidikan)
Salah satu sekolah di ibu kota Jakarta adalah SMP Nahdlatul Wathan Jakarta atau biasa disingkat SMP NW Jakarta, dimana sejak berdirinya hingga saat ini selalu menunjukkan kekompakan dalam berbagai program dan kegiatan baik yang bersifat harian, mingguan, bulanan dan tahunan.

Dalam kegiatan harian semua guru terlibat secara aktif mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pengajaran sesuai dengan bidang ilmu yang diajarkan. Yang dipersiapkan itu tidak hanya dalam bentuk perangkat dan perencanaan pembelajaran, tetapi lebih dari itu adalah ketulusan hati dan semangat dalam berbagi ilmu pengetahuan kepada para peserta didik. Tidak hanya itu para guru sangat peduli memperhatikan perkembangan dari setiap peserta didik dalam hal sikap, mental dan kepribadian mereka. Walaupun saat ini masih dalam suasana pandemi, namun para guru tidak menyurutkan langkahnya untuk memberi yang terbaik. Inilah yang membuat SMP NW Jakarta selalu eksis dan semakin maju dari tahun ke tahun. Terbukti dari pertama berdiri angkatan pertama hanya 1 rombel, tetapi sekarang ini bisa mencapai 4 rombel pada setiap kelasnya. Belum lagi banyaknya prestasi yang diperoleh para peserta didik dalam berbagai bidang lomba. Inilah salah satu diantara buah/hasil dari kekompakan para guru yang telah terbina selama ini.

Dalam kegiatan mingguan guru-guru selalu mengevaluasi materi-materi yang sudah diajarkan. Jika ada suatu kekurangan, maka akan diperbaiki untuk kemajuan pengajaran pada minggu berikutnya. Yang tidak kalah pentingnya, para guru selalu berdiskusi jika ada suatu masalah terutama yang berkaitan dengan perkembangan sikap para peserta didik. Sehingga para guru menemukan suatu solusi yang terbaik untuk menyelesaikannya.
Dalam kegiatan bulanan para guru melakukan pembinaan kepada para peserta didik jika ada yang mengalami suatu kendala, maka diberikan arahan dan masukan yang bersifat memotivasi, sehingga para peserta didik menemukan suatu cara bagaimana memperbaiki hal-hal yang masih kurang, baik dalam hal kemampuan di bidang akademik, non akademik maupun sikap kepribadiannya.
Dalam kegiatan tahunan yang dibagi dalam dua semester, para guru senantiasa melengkapi dan merapikan perangkat pembelajaran yang masih kurang. Di samping itu para guru memperoleh pembinaan secara intensif, baik dari kepala sekolah, ketua yayasan, pengawas sekolah maupun dari nara sumber lainnya yang berkompeten di bidangnya.

Berdasarkan kenyataan ini, maka para guru merasakan suatu kenyamanan dan kebebasan dalam menunjukkan ekspresi positif dalam hal ide, pemikiran dan kreativitas untuk kebaikan dan kemajuan sekolah, sehingga para guru SMP NW Jakarta layak untuk mendapatkan apresiasi dan menjadi teladan bagi para peserta didik.
Semoga guru-guru SMP NW Jakarta senantiasa istiqamah menunjukkan pengabdian yang suci setulus hati demi mencerdaskan anak bangsa yang berkarakter Islami menuju Ridha Ilahi. Aamiin.
Bekasi, 2 Rajab 1442 H/14 Februari 2021 M



