MUTIARA HIKMAH (45) MAULANA SYAIKH SANG GENIUS MALAM INI HAUL KE 23

banner post atas

Oleh : Abu Akrom

Salah seorang ulama’ kaliber dunia yang namanya sangat dikenal dalam dan luar negeri adalah Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, Al Masyhur. Adanya tambahan Al Masyhur menunjukkan betapa beliau adalah sosok penomenal yang sangat dikenal terutama dikalangan ulama-ulama dunia. Bahkan beliau mendapatkan gelar yang sangat tinggi dan jarang dimiliki oleh siapapun yaitu sebagai Sulthanul Auliya’ (rajanya para waliyullah) pada zamannya. Secara keduniaan beliau juga mendapatkan gelar kehormatan sebagai Pahlawan Nasional RI atas jasa-jasanya ikut berjuang melawan penjajah Jepang dan Belanda.

Pada waktu Maulana Syaikh menempuh study di Ma’had Ash Shaulatiyah Makkah Al Mukaramah selalu unggul pada semua pelajaran yang diberikan. Dalam menempuh ujian yang telah ditetapkan oleh ma’had, beliau selalu mendapatkan nilai tertinggi tak terkalahkan oleh pelajar-pelajar lainnya yang berasal dari seluruh dunia. Melihat betapa cerdas dan geniusnya Maulana Syaikh sampai-sampai Mahaguru beliau Al Allamah Asy Syaikh Salim Rahmatullah Mudir (direktur) Ma’had Shaulatiyah berkomentar, “Madrasah Shaulatiyah tidak perlu memiliki murid banyak, cukup satu orang saja, asalkan memiliki prestasi dan kualitas seperti Zainuddin”. Subhanallah.

Al Allamah Al Adib Asy Syaikh As Sayyid Muhammad Amin Al Kutbi juga maha guru beliau memberikan pujian dalam syair berbahasa arab, yang artinya :

Demi Allah saya kagum pada Zainuddin
Kagum pada kelebihannya atas orang lain
Pada kebesarannya yang tinggi
Dan kecerdasannya yang tiada tertandingi
Jasanya bersih ibarat sebuah permata
Menunjukkan kebersihan ayah bundanya
Karya-karya tulisnya indah lagi menawan
Penaka bunga-bungaan
Yang tumbuh teratur dilereng pegunungan

Syaikh Ismail Zain Al Yamani Al Makki, seorang ulama’ besar Kota Suci Makkah Al Mukarramah sangat kagum kepada Syaikh Zainuddin, kagum kepada ketinggian ilmu dan keberhasilan perjuangan beliau. Dengan penuh keikhlasan ulama’ besar Kota Suci itu mengatakan bahwa beliau menyayangi siapa saja yang disayangi Syaikh Zainuddin dan tidak menyayangi siapa saja yang tidak disayangi beliau.

BACA JUGA  22 TAHUN YANG LALU MAULANA SYAIKH MENINGGALKAN KITA

Fadlilatul ‘Allamah Prof. Dr. Sayyid Muhammad ‘Alawi ‘Abbas Al Maliki Al Makki, seorang ulama’ besar Kota Suci Makkah pernah mengatakan bahwa “tidak ada seorangpun ahli ilmu di kota Suci Makkah Al Mukarramah baik thullab maupun ulama’ yang tidak kenal akan kehebatan dan ketinggian ilmu Syaikh Zainuddin. Syaikh Zainuddin adalah ulama’ besar bukan hanya milik ummat Islam Indonesia tetapi juga milik ummat Islam sedunia”.

Prof. Dr. Abdul Wahhab Ibrahim Abu Sulaiman Guru Besar universitas Ummul Quro Makkah menegaskan bahwa “Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah ulama’ yang ahli dalam semua bidang ilmu keislaman serta memiliki kelebihan atas Ulama’-Ulama’ lainnya dan beliu adalah sisa ulama’ salaf yang saleh (Baqiyyatus salafishshalih)”.

H. Alamsyah Ratu Perwiranegara dalam kapasitas sebagai Menteri Agama RI mengatakan bahwa “andaikata bukan karena usaha NWDI, wajah masyarakat Lombok tidak seperti yang kita lihat sekarang ini, tetapi masih hidup dalam nilai-nilai jahiliyah”.

Alangkah beruntungya orang-orang yang pernah bersama beliau lalu menimba ilmu kemudian mengamalkan ilmu tersebut untuk kebaikan dunia akhirat. Dan yang lebih beruntung lagi yaitu orang-orang yang tidak pernah bersama beliau, tetapi mereka mempelajari sejarah perjalanan hidupnya lalu timbul rasa cinta dan berusaha mengamalkan ilmu-ilmu yang telah diwariskan. Karena sejatinya walaupun beliau telah tiada, banyak sekali karya-karya ilmu yang sangat berkualitas yang ditinggalkan kepada kita dalam bentuk kitab, hizib, thariqat, syair dan wasiat renungan masa. Semua ini dapat kita pelajari melalui murid-muridnya yang sudah tersebar keseluruh Indonesia bahkan dunia. Apalagi di era super canggih sekarang ini, kita bisa menikmati taushiyah dan karya-karya beliau yang sangat menyentuh dan mencerdaskan melalui media youtube.

BACA JUGA  Sejarah Singkat Hari Lahir Pancasila

Dalam rangka mengenang jasa-jasa besar Maulana Syaikh sekaligus medoakannya, maka malam ini Selasa 20 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB di Ponpes NW Jakarta akan diadakan peingatan haul wafatnya beliau yang ke 23 dan disiarkan secara langsung melalui media Youtube SinarLIMA TV. Tentu karena masih dalam suasana covid, acara haul tahun ini dibuat secara sederhana. Berbeda dengan tahun sebelumnya acara haul dibuka untuk umum yang dihadiri oleh ribuan jama’ah dari daerah Jabodetabek. Maka untuk tahun ini bersifat intern yang terdiri para guru, santri, jamaah dan pengurus NW DKI Jakarta dalam jumlah terbatas. Walau demikian tidak mengurangi maknanya, karena yang paling penting adalah disamping kita mendoakan beliau, juga menggali sejarah perjuangannya menegakkan agama dan bangsa untuk diteladani dalam kehidupan sehari-hari.

Kita doakan, semoga Allah SWT meridhai acara haul ini, sehingga berjalan lancar, aman dan sukses tanpa ada kendala dari awal hingga selesai acara. Amiin.

Jakarta, 3 Rabiul Awwal 1442 H/20 Oktober 2020 M